Bupati Resmian Gedung UPT BP3K Wilayah II Godean

Sleman – Bupati Sleman Drs Sri Purnomo MSI meresmikan Gedung UPT – BP3K wilayah II di Godean, yang berdiri di atas tanah Balai Benih Perikanan Rewulu Desa Sidomulyo dengan luas bangunan 580 M2 terdiri dari Pendopo, Ruang Pertemuan, Kantor dan Mushola menggunakan Anggaran DAK Tahun 2014 Dinas Pertanian Kabupaten Sleman sebesar 837 Juta, Rabu (20/5).
Hadir pada acara peresmian tersebut Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Sleman , Camat Godean, Gamping, Kades Sidimulyo, Kelompok Petani. Sebelum peresmian Gedung diawali dengan Pengukuhan Kelompok Petani oleh Camat Godean dan Gamping, serta lomba memasak ikan Patin dan pameran UKM oleh kelompok UKM di Kecamatan Godean.
Sri Purnomo dalam sambutannya mengatakan Gedung Kantor Baru UPT BP3K wilayah Godean dan Gelar Potensi berharap gelar potensi wilayah ini mampu memotivasi para petani di Kabupaten Sleman khususnya di wilayah kecamatan Godean untuk semakin menggiatkan pembangunan di bidang pertanian.
Gelar potensi pertanian ini juga merupakan salah satu strategi untuk mengembangkan pemasaran produksi potensi pertanian untuk menjadi salah satu kesempatan bagi para petani. Kecamatan Godean merupakan kawasan wilayah barat Kabupaten Sleman, yang merupakan daerah pertanian lahan basah dengan irigasi yang baik.
Namun demikian wilayah Kecamatan Godean ini terus berkembang menjadi wilayah sub-urban yaitu wilayah perbatasan antara desa dan kota, yang berkembang menjadi tujuan kegiatan masyarakat di wilayah kecamatan sekitarnya, sehingga menjadi pusat pertumbuhan ekonomi.
Sektor pertanian masih menjadi unggulan di Kabupaten Sleman, hal tersebut dapat dilihat dari masih tingginya masyarakat kabupaten Sleman yang masih menggantungkan mata pencahariannya dari sektor pertanian, pada tahun 2014 sektor penyerap tenaga kerja terbanyak adalah sektor pertanian yang mencapai 23,56% dari jumlah penduduk Sleman yang mencapai jiwa. Sektor pertanian juga menjadi penyumbang PDRB primer terbesar di Kabupaten Sleman yaitu sebesar 12,59% pada tahun 2014.
Pembangunan sektor pertanian di Kabupaten Sleman berdasar RPJM Daerah tahun 2005-2020, lebih diarahkan menuju agribisnis dengan memperkuat bidang pertanian itu sendiri. Dengan demikian pembangunan pertanian juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas lingkungan hidup, meningkatkan perekonomian masyarakat serta pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani.
Peran serta masyarakat adalah modal pokok dalam pembangunan sektor pertanian. Terkait dengan peran masyarakat ini, para petani tidak hanya terkait dalam budidayanya namun juga pemasarannya. Oleh karena itu gelar potensi ini merupakan sarana yang strategis bagi para petani untuk melakukan transaksi langsung dengan pembeli.
Penjualan langsung pada konsumen ini tentu saja akan meningkatkan nilai jual. Tidak dapat dipungkiri bahwa selama ini kemajuan sektor pertanian sangat ditentukan oleh kemampuan adopsi dan inovasi teknologi masyarakat dalam budidaya pertanian dan budidaya pasca panennya. Dengan bantuan dan dukungan UPT BP3K wilayah II Godean saya berharap agar masyarakat petani dapat termotivasi untuk menerapkan berbagai teknologi dan hasil penelitian di bidang pertanian.a