Sempat Tertunda, Sleman Temple Run Kembali Digelar

Sleman – Pemerintah Kabupaten Sleman kembali akan menyelenggarakan event tahunan Sleman Temple Run. Kali ini, acara tersebut direncanakan berlangsung pada Hari Minggu 28 November 2021 dengan mengambil lokasi di wilayah Kapanewon Prambanan, Sleman. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata Suparmono dalam jumpa Pers di Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman pada Jumat (26/11/2021). Acara Sleman Temple…

Selengkapnya

Pemerintah Kapanewon Gamping Akan Bentuk Forum Pembauran Kebangsaan

Gamping – Menindaklanjuti surat dari Pemerintah Kabupaten Sleman Nomor 310/01574 perihal memfasilitasi pembentukan dan optimalisasi peran Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik bersama FPK Kabupaten Sleman di tingkat Kapanewon, Pemerintah Kapanewon Gamping menyelenggarakan pertemuan bersama perwakilan tokoh masyarakat yang berpotensi menjadi anggota FPK Kapanewon Gamping masa kepengurusan 2021-2026 yang dilaksanakan di…

Selengkapnya

Menteri Pendidikan RI: Setiap Hari adalah Hari Guru

Sleman – Setiap hari adalah hari guru, karena guru tidak pernah berhenti mengabdikan diri untuk mendidik. Hal tersebut yang ditekankan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI, Nadiem Makarim dalam sambutannya yang dibacakan oleh Iksan Waluyo, Panewu Godean saat menjadi pembina upacara dalam peringatan Hari Guru Nasional dan Hari Ulang Tahuh Persatuan Guru Republik…

Selengkapnya

Peringati HUT ke-50 KORPRI, Kapanewon Depok Gelar Bakti Sosial

Jelang Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-50 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) yang jatuh pada Senin (29/11/2021), Pengurus Subunit KORPRI Kapanewon Depok menggelar serangkaian kegiatan pada Jumat (26/11/2021). Kegiatan tersebut meliputi jalan sehat, Pos Binaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (POSBINDU-PTM), donor darah, dan penyaluran santunan anak yatim dari BAZNAS Kabupaten Sleman. Acara tersebut diselenggarakan di Pendopo…

Selengkapnya

Menyusun RPJMKal yang Partisipatif

Sleman – Penyusunan Rencana Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kalurahan (RPJMKal) membutuhkan peran serta masyarakat dari segala lapisan. Selain itu, RPJMKal juga membutuhkan biaya yang mahal karena dalam tahapannya melibatkan banyak tim dan komponen. “Biaya yang mahal tak terhindarkan jika kegiatan sampai menyentuh lapisan terbawah. Namun jika mengingat RPJMKal merupakan program 6 tahun ke depan, sebetulnya…

Selengkapnya
image_pdfimage_print