Kalurahan Condongcatur Sering Menjadi Tempat Penelitian dan Magang Mahasiswa

Sleman – Pemerintah Kalurahan Condongcatur rutin sebagai tempat penelitian, survai, tugas akhir maupun magang dari berbagai mahasiswa perguruan tinggi dari Jogja (UGM, UNY, UPN, Amikom, UII, UMY, UIN, Mercubuana, APMD, dan sebagainya) bahkan dari universitas luar Jogja Penelitian atau tugas akhir mahasiswa tersebut dari berbagai bidang yang diteliti seperti Penyelenggaraan pemerintahan, Pelayanan, pembangunan, Keuangan /APBKal,…

Selengkapnya

MWCNU Tempel Rutin Gelar Pengajian Pembacaan Kitab

Sleman – Guna memperdalam ilmu agama dan memperkuat tali silaturrahmi, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kapanewon Tempel Kabupaten Sleman, secara rutin menggelar pengajian pembacaan kitab , bertempat di kediaman salah satu anggota MWC NU Tempel di Padukuhan Bandung Kulon, Kalurahan Tambakrejo, Kapanewon Tempel. Kegiatan ini diikuti para jajaran Tanfidziah, Mustasyar, Rois Syuriyah, khatib…

Selengkapnya

100 Ibu Hamil di Condongcatur Terima Beras Fortifikasi

Sleman – Dinas P3AP2KB Kabupaten Sleman melaui Pemerintah Kalurahan Condongcatur membagikan Beras Fortifikasi khusus kepada Ibu Hamil Condongcatur. Pembagian dilakukan di Gedung Serbaguna Kalurahan Condongcatur, di mana masing-masing ibu menerima 30 Kg beras fortifikasi untuk penyaluran bulan Juli – Agustus 2024 Sebelum menerima beras fortifikasi, setiap ibu hamil juga menjalani pengukuran lingkar lengan dan penimbangan…

Selengkapnya

Serahkan Bantuan Sound System, Ketua DPRD Sleman Ajak Masyarakat Gemar Olahraga

Ketua DPRD Sleman, Haris Sugiharta, mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran gemar berolahraga. Ajakan tersebut disampaikan saat digelar Pelatihan Kelompok Olahraga Masyarakat Pokok-pokok Pikiran Dewan 2024 Cabang Olahraga Senam oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Sleman di Padukuhan Karanggawang Kalurahan Mororejo Kapanewon Tempel, pada Kamis petang (25/7/2024) Dalam kesempatan itu juga diserahkan bantuan melalui pokir…

Selengkapnya

Ikut Pameran Adem Ayem di Omah Petroek Pakem Sleman, 25 Seniman Dekatkan Seni Rupa untuk Semua Kalangan

Karya seni kerap kali hanya bisa dimiliki oleh kalangan ekonomi menengah ke atas saja. Hal ini karena harganya yang mahal hingga menyentuh angka puluhan bahkan ratusan juta rupiah. Pameran Adem Ayem mencoba untuk mendobrak fenomena ini. “Golongan menengah ke bawah ingin barang seni tapi tak terjangkau. Kalau harganya Rp 30 juta sampai Rp 40 juta…

Selengkapnya
image_pdfimage_print