Sleman – Tim lomba Desa Tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta melakukan penilaian Di Balai desa Taman Martani Kecamatan Kalasan hari ini, Jumat (30/5). Ketua tim penilai Lomba Desa Tingkat DIY yang dipimpin oleh Haryanto,SH Ka biro Tata Pemerintahan Setda DIY.
Ketua tim Penilai Lomba Desa TK DIY mengatakan bahwa Indikator penilaian meliputi data dasar baik orbitasi dan data pendukung, data tingkat perkembangan pendidikan, kesehatan masyarakat, ekonomi masyarakat serta keamanan dan ketertipan masyarakat, pemerintahan, lembaga kemasyarakatan pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga.
Dikatakan Haryanto, lomba desa juga merupakan bentuk apresiasi pemerintah kepada masyarakat untuk mewujudkan kemakmuran dan kesejahteraan. Melalui perlombaan desa ini diharapkan Desa dan Kelurahan yang terpilih menjadi ajang lomba nantinya dapat melanjutkan dan meningkatkan kinerja masyarakatnya, serta masyarakat juga dapat memberikan dukungan kepada pemerintah desa atau kelurahan dalam bentuk partisipasi aktif dan kreativitas secara optimal dari segenap petensi yang dimiliki.
Staf Ahli bidang Kemasyarakatan dan SDM Sri Murni Rahayu, SH, MM mewakili Bupati Sleman berharap bahwa tim lomba tingkat DIY ini menjadi motivasi dalam melaksanakan penyelenggaraan pemerintah dan Pembangunan di desa dengan lebih baik.
Sri Murni Rahayu mengatakan bahwa upaya untuk meningkatkan penyelenggaraan pemerintah desa, selama tahun 2013 lalu Pemkab Sleman telah melakukan pembinaan APBDes, fasilitasi 33 pemilihan kepala Desa, pemilihan dukuh di 51 padukuhan, pengisian 14 perangkat Desa dan fasilitasi pensertifikatan tanah kas desa 116 bidang.
Ditambahkan Sri Murni bahwa Pemkab Sleman juga telah menyalurkan bantuan kepada masyarakat dan pemerintah desa yakni dana bagi hasil pemerintah desa sebesar Rp 32 miliar lebih, yang didalamnya termasuk dana alokasi desa sebesar Rp 14 Miliar lebih dan bantuan keuangan sebasar Rp 31 Miliar lebih. Dana tersebut antara lain dialokasikan untuk tunjangan penghasilan perangkat desa hingga RT/RW, bantuan pemilihan kades, BPD, Dukuh dan kompensasi tanah garapan perangkat desa yang terkena dampak erupsi merapi.
Pada acara penerimaan tim evaluasi lomba desa tersebut juga dihadiri oleh Muspika Kecamatan Kalasan, Kades beserta perangkat Desa Taman martini serta di ramaikan oleh kesenian tradisional karawitan yang di pandegani seniwati Sunyahni dan kelompok mocopat anak-anak memetri wiji yang dipinpin oleh tri Joko saptono dan kesenian tradisionil lainnya, dan tak ketinggalan pula paguyuban gerobag juga tidak ketinggalan ikut pula meramaikan kegiatan tersebut tak luput pula sambutan antusias dari masyarakat khususnya desa Tamanmartani.***


