Senin (27/3), Dusun Klidon Mantren terus nguri – uri kabudayan jawi (melestarikan kebudayaan jawa) melalui Paguyuban Laras Wiromo di Lembaga Bina Karya, Jalan Besi, Jangkang, Ngaglik, Sleman. Hal tersebut disampaikan Ketua Paguyuban Laras Wiromo, Suyadi.
Paguyuban Laras Wiromo merupakan paguyuban yang melestarikan kesenian karawitan. Paguyuban ini sudah berbadan hukum dan menjadi lembaga yang sah serta mempunyai anggota yang aktif. Karena keaktifan dan kreatif, Paguyuban Laras Wiromo diberikan hadiah gamelan Kuningan Pelok oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.
Latihan karawitan Paguyuban Laras Wiromo dilaksanakan secara rutin setiap senin malam. Adapun anggotanya berjumlah 18 pria dan 8 wanita dari berbagai dusun sekitar Klidon Mantren. Beberapa prestasi telah ditorehkan oleh Paguyuban Laras Wiromo, seperti melatih dalang cilik, Rendy dari SD Selomulyo dan mengantarkannya juara tingkat DIY bahkan nasional
Suyadi berharap dengan adanya Paguyuban Langen Laras Wiromo mampu menarik minat generasi muda turut melestarikan budaya. KIM Ngaglik/Suripto


