Sleman – Wakil Bupati Sleman, Yuni Satia Rahayu SS MHum telah melakukan pencanangan Bulan Dana PMI tahun 2014 yang berlangsung di Aula Lantai III Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman, Senin (2/6).
Ketua panitia bulan dana PMI, R Djoko Handoyo SH menyampaikan bahwa tujuan diadakannya bulan dana PMI Kabupaten Sleman tahun 2014 ini adalah sebagai pengumpulan dana kemanusiaan dari masyarakat untuk mendukung pelayanan kepalangmerahan yang dilaksanakan oleh PMI Kabupaten Sleman serta untuk memupuk jiwa kesetiakawanan masyarakat Kebupaten Sleman.
Sasaran Bulan Dana PMI Kabupaten Sleman tahun 2014 ini adalah pemohon perpanjangan STNK yang di koordinir Samsat Sleman, pemohon balik nama atas sertifikat tanah dikoordinir oleh Dipenda, pemohon perizinan dikoordinir oleh Kantor perizinan Sleman, pemohon SIM dikoordinir oleh Polres Sleman, PNS serta pegawai swasta dikoordinir oleh masing-masing instansi/lembaga, anggota DPRD dikoordinir oleh Ketua DPRD Sleman, perangkat desa dikoordinir oleh BKD Sleman, pemohon uji KIR kendaraan dikoordinir oleh Dishubkominfo.
Selain itu, sasaran lain adalah pengunjung tempat wisata dikoordinir oleh Dinas Budpar,Pengunjung wisata volkano tour dikoordinir oleh Kepala Desa Umbulharjo, Rumah Makan dan Restoran dikoordinir oleh Budpar, hotel dan penginapan dikoordinir oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, perusahaan-perusahaan dikoordinir oleh Nakersos dan Transmigrasi, pengguna jembaatan timbang dikoordinir oleh Dis Hub Kominfo DIY, perbankkan dan lembaga keuangan non bank di wilayah Kabupaten Sleman dan masyarakat umum.
“Target yang akan dicapai Rp 500 juta,” kata Djoko Handoyo.
Sedangkan Ketua PMI yang disampaikan oleh Agoes Soesila Endiarto Ka Dinas DisHubKominfo Kabupaten Sleman mengatakan bahwa PMI Kabupaten Sleman sebagai organisasi kemanusiaan senantiasa akan menjadi mitra bagi Pemerintah Kabupaten Sleman dalam menjalankan tugas kemanusiaan.
Sebagai mana visi PMI untuk mewujudkan PMI sebagai organisasi kemanusiaan yang profesional, tanggap dan dicintai masyarakat, maka PMI Kabupaten Sleman akan berusaha meningkatkan kualitas pelayanan dan kegiatan untuk masyarakat baik yang berupa pelayanan donor darah, pelayanan ambulance emergency 24 jam, pelayanan/ Respon saat terjadi bencana, Kegiatan kesiapsiagaan dan pengurangan risiko bencana dan penguatan kapasitas relawan dan organisasi.
Sementara Wakil Bupati Sleman Yuni Satiya Rahayu mengatakan bahwa kegiatan bulan dana PMI secara rutin tiap tahun dimaksudkan untuk menggali dana dan sekaligus untuk meningkatkan kepedulian masyarakat kepada sesama.
“Kegiatan PMI perlu kita dukung bersama dan kesuksesan bulan dana PMI merupakan tanggung jawab kita semua sebagai mahluk sosial, sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama,” kata Yuni.
PMI Kabupaten Sleman memiliki peran dan tantangan yang tidak ringan, terkait dengan wilayah Sleman merupakan daerah rawan bencana alam, baik bencana gunung api, gempa, angin puting beliung, tanah longsor, maupun kekeringan.
Hal tersebut sudah barang tentu memerlukan antisipasi penanganan pra maupun pasca bencana secara komprehensif. Peran dan kontribusi PMI, sangatlah besar sehingga sangat wajar jika masyarakat dapat menyisihkan sedikit dari hartanya untuk disumbangkan guna membantu warga masyarakat yang membutuhkan.
Yuni juga berpesan masyarakat yang menjadi sasaran penggalangan dana perlu diberi pemahaman dan pelayanan yang baik, sehingga dapat lebih menumbuhkan kepercayaan masyarakat akan kinerja PMI. Dengan demikian, komunikasi seluruh jajaran pengurus PMI Sleman dengan para pelaku usaha untuk menjadikannya sebagai mitra PMI akan menjadi lebih efektif.
Selain itu, Yuni juga menambahkan bahwa sistem kemitraan perlu ditingkatkan untuk menghindari adanya mispersepsi dalam menciptakan kepedulian dan kepercayaan. Para pemberi layanan di tempat-tempat sasaran penggalangan dana juga hendaknya dapat bersikap lebih bijaksana dalam menjelaskan penggalangan dana ini kepada pelanggannya.


