Bertempat di Pelataran sisi selatan Komplek Candi Prambanan, pada Minggu, 29 Juli 2018 akan dilaksanakan kegiatan Dharma Yoga Festival tahun 2018. Pelaksanaan kegiatan Dharma Yoga Festival pada tahun 2018 ini merupakan penyelenggaraan untuk yang ketiga kalinya dengan tema “Yoga Mewujudkan Revolusi Kesadaran dan Revolusi Mental”.
Acara Dharma Yoga Destival akan dimulai pada pukul 06.00 WIB sampai dengan pukul 09.00 WIB dengan target peserta sebanyak 1.000 orang. Event Dharma Yoga Festival 2018 ini diselenggarakan bagi umat Hindu dan terbuka untuk masyarakat umum yang mencintai Yoga yang dalam pelaksanaanya bagi peserta tidak dipungut biaya alias gratis.
Kegiatan Dharma Yoga Festival 2018 diselenggarakan oleh umat Hindu DIY dan Jateng. Maka dari itu umat Hindu DIY dan Jateng bersama-sama dalam wadah panitia Yoga bersama melaksanakan Dharma Yoga Festival Tahun 2018. Kegiatan Dharma Yoga Festival Tahun 2018 juga dimeriahkan oleh Acarya Yoginam, Praktisi Yoga Ketawa
Ayu Kinasih Anggarini selaku humas penyelenggara menyatakan bahwa Yoga adalah salah satu bentuk seni olah tubuh yang pada era modern ini mulai banyak digemari oleh semua kalangan. Hal ini dikarenakan masyarakat telah memahami bahwa Yoga memiliki manfaat yang sangat besar bagi kesehatan dan kebugaran tubuh. “Bahkan Yoga juga memiliki manfaat bagi terbentuknya mental positif bagi para pelaku Yoga,” beber Ayu.
Bagi kalangan umat Hindu, disampaikan Ayu, Yoga tidak hanya sekadar seni olah tubuh yang berguna untuk memperoleh kesehatan dan kebugaran tubuh serta mental yang baik. “Bagi umat Hindu Yoga adalah salah satu bentuk praktik spiritual demi mencapai tujuan rohani yaitu mencapai kesadaran akan sang jiwa dan proses mendekatkan diri pada Tuhan Yang Maha Esa,” lanjut Ayu.
Lebih lanjut Ayu Kinasih Anggarini menjelaskan bahwa dalam ajaran Agama Hindu terdapat ajaran Catur Marga yang merupakan empat jalan menuju Tuhan yang bisa ditempuh oleh umat Hindu. Salah satu jalan (Marga) adalah Raja Marga Yoga, yang ditempuh oleh umat Hindu, yang mengkhususkan dirinya dalam menekuni jalan Yoga sebagai jalan untuk mencapai penyatuan dengan Tuhan Sang Pencipta.
Pada konteks ini maka terdapat ajaran Astanga Yoga Patanjali yang menjelaskan tentang tahapan-tahapan pelaksanaan praktik Marga Yoga menurut ajaran agama Hindu. “Pada perkembangannya hanya beberapa bagian dari ajaran Astanga Yoga Patanjali yang diambil oleh masyarakat umum pada saat ini. Walaupun hanya sebagian saja ajaran yang diadopsi, namun terbukti Yoga tetap memberikan manfaat yang optimal,” urai Ayu.


