Perbaikan Tak Hanya Fisik Tapi Juga Perilaku

Dinas Pariwisata Sleman bekerjasama dengan Dinas Perhubungan Sleman, Kepolisian Resor Sleman, dan Indonesia Off-Road Federation (IOF) menggelar pemantauan dan evaluasi kegiatan Wisata Lereng Merapi, Selasa (31/7/18) bertempat di Pos Komunitas Jeep MLCC Umbulharjo, Cangkringan.

Sulton Fatoni, Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Sleman menyampaikan beberapa evaluasi terkait kelengkapan administrasi, seperti STNK, SIM, dan fisik kendaraan yang dimiliki oleh perwakilan dari total 29 komunitas Jeep kegiatan Wisata Lereng Merapi. “Dari 19 kendaraan yang mewakili yang dicek meliputi administrasi kendaraan, safety, dan kelaikan jalan seperti stir, rem depan, hand rem, dan lain sebagainya,” tutur Sulton.

Sementara itu, tindak lanjut dari proses pemantauan dan evaluasi ini, Dinas Pariwisata Sleman akan melaksanakan pelatihan. “Pelatihan ini nanti akan dibantu oleh IOF ada 29 operator jeep jadi ditargetkan akhir 2018 ini sudah selesai,” beber Sudarningsih, Kepala Dinas Pariwisata Sleman.

Sudarningsih menambahkan upaya ini ditempuh untuk meningkatkan keahlian driver jeep Wisata Lereng Merapi. “Jadi ada perbaikan-perbaikan tidak hanya kendaraan yang diperiksa tapi juga perilaku dari driver-driver ini,” tandasnya.

Senada dengan Sudarningsih, Kepala Kepolisian Resor Sleman, AKBP Muchamad Firman Lukmanul Hakim meminta seluruh komunitas jeep Wisata Lereng Merapi untuk berpartisipasi dan berperan serta dalam proses pelatihan nantinya. “Mari kita sama-sama berperan jangan hanya merasa saya bosnya saya pilotnya semua harus mau bergotong-royong,” ucap Firman.

Firman menggarisbawahi, ada tiga hal penting yang perlu dikuasai oleh para driver jeep, yakni skill, knowledge, dan attitude. “Skill atau keterampilan mengemudi karena jalannya bukan jalan raya butuh skill khusus jadi tidak sembarangan nyetir mobil, lalu pengetahuan tentang tempat wisata, harus tahu tempat wisata mana yang mau dikunjungi, terakhir perilaku kita sebagai tuan rumah, jadilah pemandu wisata yang baik jangan kita lupakan keistimewaan Jogja,” jabar Firman.

Sementara itu, Karimanto, Ketua Merapi Landcruiser Community, salah satu komunitas jeep Wisata Lereng Merapi, menyambut baik upaya Pemkab Sleman ini. “Jadi untuk pembinaan kami memang sangat membutuhkan jadi jika ada teman-teman kami yang belum siap bisa diingatkan,” tutur Karimanto.

 

image_pdfimage_print
Bagikan: