Ngaglik – Dengan tergopoh-gopoh seorang warga mendatangi gardu ronda di Rw 11 Padukuhan Gentan. Warga melaporkan bahwa rumahnya telah terbakar. Mendengar laporan tersebut petugas memukul kentongan pertanda kebakaran. Petugas segera mendatangi lokasi, ternyata warga masyarakat sudah banyak yang datang dan mencoba untuk memadamkan api. Tidak lama api dapat dipadamkan dan tidak menimbulkan kerugian yang berarti. Belum sempat istirahat, ada laporan telah terjadi pencurian dan tertangkap kemudian dibawa ke pos kamling Rw.
Demikian ilustrasi kesigapan warga Rw 11 Padukuhan Gentan Sinduharjo dalam Evaluasi Lomba Siskamling tingkat Kabupaten Sleman mewakili Kecamatan Ngaglik, Kamis (6/9/2018).
HD Sumarno Kasi Kesejahteraan Desa Sinduharjo menyampaikan bahwa warga Rw 11 Padukuhan Gentan sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mengikuti kegiatan ini.
“Mohon maaf apabila masih ada yang kurang sempurna serta mohon bimbingannya agar lebih baik lagi,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Tim Evaluasi Lomba Siskamling, Edi Santoso menyampaikan apresiasinya kepada warga Rw 11 Padukuhan Gentan. “Mudah-mudahan silahturahmi ini mendapat manfaat dan pahala dari Allah SWT, apabila ada yang kurang hal yang biasa mari kita perbaiki sama sama,” ujarnya.
Dituturkan Edi, pelaksanaan Lomba Siskamling Kabupaten Sleman ini rutin dilaksanakan dan Kecamatan Ngaglik merupakan urutan ketiga dari 17 kecamatan di Kabupaten Sleman.
Camat Ngaglik Subagyo pun berharap hasil yang terbaik dari evaluasi yang dilakukan. “Kami serahkan semuanya pada tim penilai atas semua kerja dan usaha warga padukuhan Gentan Sinduharjo namun kami berharap dapat juara,” kata Subagyo. (SPN)


