Ngaglik – Malam menyambut 1 Muharam 1440 H di wilayah Desa Sinduharjo, warga mengadakan berbagai macam kegiatan, seperti pengajian, renungan warga, keliling kampung, dan wayang kulit.
Warga Padukuhan Calukan Taraman misalnya, selesai salat Isya berbondong-bondong menuju Lapangan Bola Voli, pada Senin (10/9). Di sana akan diadakan kirab budaya berupa keliling kampung tanpa suara dan tanpa listrik semua hanya berpenerangan obor.
“Kegiatan Suran di Padukuhan Calukan Taraman ini sudah rutin diadakan tiap tahunnya, dengan acara keliling kampung tidak boleh bersuara dan membaca doa-doa selama perjalan, sedangkan hidangan yang disajikan makanan tradisional bubur sayur krecek, Snack juga makanan tradisional,” tutur Marijo, Ketua Panitia sekaligus Ketua Rw 02 Padukuhan Calukan Taraman.
Ditambahkannya, acara akan ditutup dengan gelar wayang kulit Dalang Ki Hadi Purwoko yang mengangkat judul Wahyu Panca Purba dari Sleman.
Menurut Kepala Desa Sinduharjo, Sudarja, dari 17 padukuhan di Desa Sinduharjo hampir semua mengadakan kegiatan penyambutan Tahun Baru Islam ini. “Ada yang berupa adat kenduri, pengajian, renungan, keliling kampung, sampai wayangan. Semua itu wujud syukur masyarakat pada Allah SWT yang telah memberikan anugerah pada kami,” tandas Sudarja. (SPN)


