Kirab Budaya Suran Ki Ageng Songokerti kembali digelar oleh Pemerintah Desa Selomartani, pada Selasa (11/9/2018). Kirab budaya yang dimulai dari Balai Desa Selomartani hingga Makam Ki Ageng Singokerti ini diikuti oleh 3 bregada berasal dari Dusun Grumbulgede Kowang, Dusun Kledokan, dan Dusun Sindulapan. 3 bregada tersebut membawa beberapa gunungan, contohnya gunungan apem dan gunungan telur.
Damar Aji Seto, Kepala Dusun Grumbulgede Kowang menyampaikan acara yang rutin diadakan sejak tahun 2018 ini berawal dari intensi yang positif.
“Kegiatan ini tentunya punya tujuan untuk nguri-uri kabudayan (melestarikan kebudayaan-red) selain itu untuk mempersatukan masyarakat khususnya masyarakat Grumbulgede Kowang dan masyarakat yang mempunyai ahli waris di Makam Singokerti,” cerita Damar.
Kirab ini dikatakan Damar juga tentunya bisa mengangkat potensi budaya dari Dusun Grumbulgede Kowang. “Selain itu, guyub rukun dari masyarakat juga bisa tercapai,” lanjutnya.
Acara kirab ini merupakan acara penutup dari agenda Suran Ki Ageng Singokerti. Rangkaian acaranya sendiri sudah berlangsung sejak Kamis (6/9/2018).
“Kita mengadakan mujahadah, pengajian, pentas seni badui, jathilan, hingga orkes dangdut,” tandas Damar.
Menurut Damar, kegiatan ini tak lepas dari keterlibatan banyak pihak mulai dari ibu-ibu kelompok tani, anak-anak TPA, dan juga karangtaruna. “Jadi sekitar 300an orang yang ikut,” bebernya.



