Tingkatkan Kapasitas Relawan Sleman Tanggulangi Bencana Kebakaran

Bertempat di Aula Kantor Bappeda Kabupaten Sleman, Sabtu (22/9/2018), disenggarakan Penyuluhan dan Pelatihan Pencegahan Bahaya Kebakaran bagi Relawan Penanggulangan Bencana Sleman. Acara terselenggara berkat kerjasama Dinas Pemadam Kebakaran, BPBD, FKKRS (Forum Komunikasi Komunitas Relawan Sleman).

Acara ini diikuti oleh 130 orang yang terdiri dari 53 komunitas relawan.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Sleman, Soeryanto dalam sambutannya mengatakan bahwa bahaya musibah kebakaran yang terjadi pada saat ini semakin tinggi dan bervariasi. “Kalau dulu sebatas kebakaran rumah atau hutan tapi sekarang ada kebakaran dari minyak yang sulit untuk dipadamkan dengan cara yang biasa dan ini dibutuhkan dengan teknik dan cara yang lebih sistematis dan terkoordinasi serta kerja tim yang baik,” kata Soeryanto.

Soeryanto berharap dengan mengikuti pelatihan ini para relawan bisa mengkondisikan sejak dini dan mengantisipasi bahaya kebakaran sejak awal. “Karena sudah mempunyai bekal pengetahuan bagaimana cara cara penanganannya yang dibantu oleh masyarakat setempat, dan bila selama 5 menit tidak bisa mengatasinya, segera menginformasikan kepada kita, karena pos Damkar sampai saat ini masih terbatas, yaitu di Godean dan Sleman,” kata Soeryanto.

Sementara itu, kepada masyarakat khususnya pemakai jalan, ia berharap dan memohon apabila terjadi musibah kebakaran supaya memberikan prioritas jalan agar anggota Pemadam Kebakaran bisa cepat sampai ke lokasi dan bisa mengatasinya dengan cepat sehingga korban dan kerugian bisa diminimalisir.

Yoga Nugroho Utomo selaku ketua FKKRS ketika ditemui mengatakan bahwa Forum Komunikasi Komunitas Relawan Sleman adalah tempat berhimpun dan berkomunikasi para relawan. Selain itu juga membantu BPBD dan perangkat daerah terkait untuk meningkatkan kapasitas dan pembinaan bagi komunitas relawan dan relawan Penanggulangan Bencana di Sleman.

“Saya berharap ke depan tercipta sinergitas dalam penanggulangan bencana dan bahaya kebakaran, baik mulai dari edukasi kepada masyarakat, penanggulangannya serta peningkatan kapasitas sebagai relawan ketika dibutuhkan dalam bencana kebakaran atau bencana di wilayah lain,” kata Yoga.

Usai menerima teori di dalam ruangan peserta diajak untuk praktik pemadaman api yang diakibatkan minyak yang terbakar dan api merambat di halaman parkir Dinas Perhubungan Sleman. Para peserta mengikuti praktik dengan seksama yang dipimpin Komandan Regu Dinas Pemadam Kebakaran, Indratno. (Surono)

image_pdfimage_print
Bagikan: