Gamping – Senin (8/10/2018) pukul 13.00 WIB, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman menggelar rapat koordinasi (Rakor) Penyempurnaan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan 1 (DPTHP1) di ruang rapat kantor setempat.
Rakor yang dipimpin oleh Komisioner KPU Kabupaten Sleman, Aswino Wardhana ini dihadiri oleh Kepala Sub Bagian Program dan Data KPU Kabupaten Sleman, Nuri Dewi Mawarni, Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Gamping, Adnan Iman Nurtjahjo, didampingi Ketua Divisi Data PPK Gamping, Lena Lailasari Girsang serta 16 Ketua PPK dan 16 anggota PPK Divisi Data dari wilayah kecamatan seKabupaten Sleman.
KPU Kabupaten Sleman sejak tanggal 1 hingga 28 Oktober 2018 mencanangkan Gerakan Melindungi Hak Pemilih (GMHP) Pemilu Serentak 2019. Aswino Wardhana menjelaskan bahwa gerakan tersebut bertujuan untuk memetakan dan melindungi hak pemilih pada Pemilu 2019 nanti.
Karena itu KPU Sleman melaksanakan sosialisasi GMHP ini sampai ketingkat bawah. Selanjutnya dibentuk posko GMHP di setiap kecamatan dan Desa oleh PPK maupun PPS. Aswino berharap dengan adanya posko GMHP bias membantu para pemilih mendapatkan haknya untuk berpartisipasi dalam pemilu serentak 2019 mendatang.
“Dikarenakan tugas Pantarlih sudah selesai, maka dalam kaitannya dengan penyempurnaan DPTHP1 ini kita mohon kepada Kepala Padukuhan agar bisa membantu PPK maupun PPS dalam pelaksanaan gerakan ini,” ujar Aswino.
Dalam kesempatan ini, Nuri Dewi Mawarni menambahkan, berhubung waktu sekarang ini akses Sistim Informasi Data Pemilih (SIDALIH) belum dapat diakses oleh KPU Kabupaten Sleman, maka pekerjaan yang bisa dilakukan adalah sebatas pengecekan saja. “Kita hanya memastikan apakah seseorang tersebut merupakan penduduk Sleman atau bukan,” tutur Nuri.
Selain itu, warga masyarakat secara perorangan dapat melakukan pengecekan sendiri melalui laman www.lindungihakpilihmu.kpu.go.id, atau datang ke kantor desa setempat untuk melihat pengumuman Daftar Pemilih Tetap. “Bagi pemilik telepon pintar dapat mengunduh aplikasi KPU RI Pemilu 2019 untuk mempermudah mendapatkan informasi. Mudah-mudahan dalam waktu yang ditentukan angka validitas data pemilih bisa dicapai sesuai yang kita harapkan,” tambah Kasubag Program Data KPU ini. (Adnan Nurtjahjo)


