Gamping – Minggu (21/10/2018) pukul 08.00 WIB, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Gamping bersama Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Balecatur, PPS Desa Banyuraden, PPS Nogotirto dan PPS Ambarketawang melakukan sosialisasi Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP) dengan mendirikan Posko di area Pasar Telogorejo, Banyuraden.
Ketua PPK Gamping, Adnan Iman Nurtjahjo mengkoordinir kegiatan yang dihadiri oleh Ketua PPS Balecatur Indriyani Nurzanah, Ketua PPS Banyuraden Rahmat Mulyo Hartono, Ketua PPS Nogotirto Marsudi dan Ketua PPS Trihanggo Ani Kurniani bersama anggota PPS ini. Turut hadir pula Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman Divisi Partisipasi Masyarakat, Indah Sri Wulandari.
Pasca pleno penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) tingkat nasional yang telah dipublikasikan di berbagai media pemberitaan, disepakati bahwa DPT masih harus disempurnakan. Kesepakatan dicapai berdasarkan rekomendasi Badan Pengawas Pemilu RI dan masukan dari partai politik yang mensinyalir masih ada data ganda dalam DPT. Dalam kerangka penyempurnaan DPT inilah KPU melaksanakan pencermatan, penghapusan data ganda dan tidak memenuhi syarat lainnya, memperbaiki elemen-elemen data pemilih (NIK, NKK, Nama, Jenis Kelamin, Tempat Lahir, Tanggal Lahir dan Alamat) jika ditemukan data pemilih yang salah.
Untuk itulah PPK Gamping bersama PPS melaksanakan sosialisasi GMHP dengan maksud jemput bola menerima masukan dari masyarakat demi menyempurnakan DPT yang ada di wilayah Kecamatan Gamping.
“Beberapa hal yang dapat dilakukan oleh masyarakat di Posko GMHP yakni mengecek diri dalam DPT, mendaftarkan diri jika namanya tidak ada dalam DPT dengan membawa KTP elektronik, melaporkan pemilih yang tidak memenuhi syarat (meninggal dunia dan pindah domisili), serta melaporkan apabila terdapat kesalahan elemen data diri pemilih,” tutur Adnan.
Adnan menambahkan, yang tidak kalah penting GMHP memiliki semangat untuk memastikan semua warga negara dewasa dapat menggunakan hak pilihnya sebagai hak yang dijamin konstitusi tanpa kecuali. Melalui GMHP ini pula KPU bertekat melahirkan DPT pemilu 2019 yang bersih dari kegandaan dan kecurigaan. (Adnan Nurtjahjo)


