Gamping – Relawan Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) D.I. Yogyakarta yang berkantor di Banyuraden, Kecamatan Gamping memberangkatkan dr. Fira beserta perawat Suci, dan bagian umum, Eko ke Rumah Sakit Lapangan (RSL) BSMI yang terletak di Jalan Pramuka Biromaru, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Senin (12/11/2018).
Ketiga relawan tersebut akan mengabdi selama 1 minggu dari tanggal 12 hingga 19 November 2018 demi tugas kemanusian di RSL BSMI Sigi yang kekurangan tenaga medis dan nonmedis untuk melayani pasien korban gempa.
Desa Lolu Kecamatan Biromaru menjadi salah satu desa terparah terdampak gempa disertai tanah bergerak dan bergelombang akibat likuefaksi. Likuefaksi adalah fenomena hilangnya kekuatan lapisan tanah akibat beban getaran gempa sehingga tanah menjadi amblas. Akibat fenomena ini hampir keseluruhan bangunan gedung termasuk rumah-rumah warga rata dengan tanah pasca gempa.
Kondisi di lapangan saat ini, sebagian besar warga Desa Lolu yang mengungsi telah kembali. Mereka mengambil atap dan kayu sisa puing reruntuhan, kemudian dibangun kembali di halaman atau pekarangan rumah seadanya.
Menurut Ketua BSMI DIY, dr. Bambang Edi Susyanto sumbangsih ini untuk membantu penyembuhan para korban gempa, Tim dari BSMI membawa beberapa perlengkapan medis dan logistik untuk para korban gempa dan tsunami.
“Selain membawa perlengkapan medis dan sejumlah logistik, relawan melakukan pemeriksaan kesehatan dan pemulihan kesehatan korban gempa,” lanjut dr. Bambang. (Adnan Nurtjahjo)



