Turi – Kamis (22/11/2018), Pemerintah Desa Ngadirejo Temanggung beserta kader lingkungan hidup melakukan kunjungan ke Wonosari, Bangunkerto, Turi.
Rombongan berjumlah lima puluh orang yang terdiri dari perangkat desa, dukuh, dan tokoh masyarakat yang ada di Desa Ngadirejo.
Rombongan yang dipimpin langsung oleh Lurah Ngadirejo Temanggung, Nurul Aqiqah ini, tiba pada pukul 09.30 WIB.
Adapun tujuan kunjungan ke kampung Wonosari disampaikan Nurul untuk belajar tentang penataan lingkungan pemukiman, seperti pemanfaatan lahan pekarangan, kebersihan lingkungan, penanaman sayuran, dan pengolahan sampah menjadi kerajinan sehingga kampung menjadi bersih, indah, dan rapi.
Ke depannya pun Kelurahan Ngadirejo Temanggung akan meniru cara penataan lingkungan yang ada di Wonosari.
“Ini sesuai dengan program yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kelurahan Ngadirejo bahwasanya di tahun 2019 Desa Ngadirejo Temanggung akan mengubah wajah desanya menjadi desa green and clean,” kata Nurul.
Dipilihnya Wonosari Bangunkerto sebagai tempat untuk studi banding ditambahkan Nurul karena Dusun Wonosari telah memenangi berbagai macam lomba, di antaranya juara satu Lomba Green and Clean tingkat Kabupaten Sleman, juara satu Lomba Kampung Hijau tingkat Provinsi DIY, juara dua Kalpataru kategori Perintis Lingkungan tingkat Kabupaten Sleman, dan memperoleh sertifikat nasional Program Kampung Iklim kategori utama.
Kegiatan penataan lingkungan di Dusun Wonosari sendiri sudah dimulai sejak tahun 2014 yang dipelopori oleh Suharman dan telah berhasil mengubah pola pikir dan kebiasaan masyarakat untuk membiasakan hidup bersih dan merawat lingkungannya. Kesadaran dan dukungan masyarakat inilah yang bisa menjadikan kampung Wonosari Bangunkerto selalu bersih, rapi, dan indah sehingga layak untuk dijadikan tempat untuk studi banding desa-desa lainnya. (Harman)


