Ngaglik – Minggu (6/1/2019) mulai jam 09.45 WIB diselenggarakan Pertemuan Rutin dan RAT KSP Bank Difabel se-Kecamatan Ngaglik, bertempat di Embung Jetis Suruh.
Pertemuan ini dihadiri oleh 75 orang yang terdiri dari pendamping MPM (Majelis Pendamping Masyarakat), anggota PPDI (Paguyuban Penyandang Disabilitas Indonesia) se-Kecamatan Ngaglik, TIm Rescue Kabupaten Sleman dan mahasiswa UII yang sedang melakukan riset tentang pemberdayaan difabel.
Menurut Kuni, salah satu pengurus PPDI (Paguyuban Penyandang Disabilitas Indonesia) Kecamatan Ngaglik, pertemuan bertujuan untuk membangun komunikasi antar kelompok difabel agar bisa saling sharing dalam pekerjaan maupun usaha. “Adanya KSP (Kelompok Simpan Pinjam) Bank Difabel bisa membantu stimulan modal usaha,” katanya.
Adapun dalam sambutannya Kuni sebagai tuan rumah menjelaskan bahwa seharusnya dirinya yang giliran berketempatan. Namun karena ada Aula Embung Jetis Suruh yang sudah bisa diakses untuk difable baik aula, toilet dan ram, maka memilih Embung Jetis Suruh ini sebagai tempat pertemuan
Sementara itu, Waluyo sebagai Ketua PPDI menyampaikan program PPDI Kecamatan Ngaglik akan mengadakan bimtek pembuatan kue basah dan kering. “Kuota berjumlah 20 orang untuk 5 kecamatan, jadi masing-masing kecamatan 4 orang. Pendaftaran bisa melalui pengurus maupun menghubungi WA (WhatsApp-red) komunitas difabel Ngaglik,” terang Waluyo.
Adapun Sajimin Ketua KSP Bank Difable menjelaskan cara melakukan pinjaman di Bank Difabel, yakni dengan mendaftar dan membayar simpanan pokok dan simpanan wajib. Setiap anggota bisa meminjam tanpa agunan. KSP memberikan kesempatan kepada anggota yang belum memiliki usaha maupun yang sudah memiliki usaha untuk mengembangkan usahanya. “Tata tertibnya harus mengikuti pertemuan rutin 6 bulan berturut-turut baru bisa mengajukan pinjaman, dan akan dilakukan survei peninjauan usaha dan setiap anggota juga memiliki hak untuk mendapatkan SHU.,” katanya.
Usai penjelasan dari Ketua KSP tersebut, acara dilanjutkan dengan laporan dan RAT KSP Bank Difabel Kecamatan Ngaglik. (End)


