Petani Balong Olah Cabai Jadi Bubuk dan Abon Berbahan Alami

Ngaglik – Sifat produk pertanian pada umumnya tidak bisa disimpan terlalu lama karena mudah busuk. Tidak berbeda dengan cabai saat panen raya hasil melimpah ironisnya harga justru merosot. Dilema yang dihadapi para petani itulah yang menjadi latar belakang mahasiswa KKN UMY unit Balong, Donoharjo, Ngaglik mengadakan pelatihan pembuatan bubuk dan abon cabai pada Rabu (13/2/2019).

Di hadapan 20 anggota PKK Padukuhan Balong, Gilang sebagai pemrakarsa sekaligus narasumber mengungkapkan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk membantu petani khususnya di Balong dan sekitarnya yang sangat potensial sebagai penghasil cabai tetapi menghadapi situasi dilematis setiap kali panen raya.

“Harga sangat murah bila dijual tetapi akan busuk bila disimpan. Pengolahan cabai menjadi bubuk dan abon diharapkan bisa meningkatkan pendapatan petani selain lebih awet juga memberi nilai tambah pada cabai,” ujar Gilang.

Gilang menerangkan bahwa proses pembuatan bubuk dan abon cabai diawali dengan seleksi cabai.

“Harus dipilih cabai dengan kualitas baik karena bila ada yang busuk tampilan warna menjadi pucat,” terangnya.

Selanjutnya cabai pilihan dicuci dan ditiriskan lalu dijemur pada panas matahari selama kurang lebih 5 hari dengan panas maksimal sampai tekstur tidak mudah dipatahkan. Kemudian, cabai dioven dengan api sedang sampai tekstur renyah dan langsung diblender sampai lembut.

“Sampai pada tahap ini bubuk cabai sudah jadi. Semua bahan alami tanpa pengawet dan pewarna tampilan bubuk cabai sudah bagus,” tambah Gilang.

Lebih lanjut dikatakan Gilang, untuk membuat abon cabai perlu ditambahkan bumbu yang terdiri dari bawang merah, bawang putih, ketumbar sangrai, garam, dan gula aren. Semua bahan bumbu diblender kemudian dioven sampai kering, kemudian diblender lagi bersama bubuk cabai. Abon cabai pun sudah jadi dan siap disantap sebagai bumbu instan nasi goreng, campuran aneka snack, ditabur pada bakso, dan jenis makanan yang lain.

Di akhir acara, Aris Nugroho, selaku pembimbing KKN memberikan hibah berupa alat-alat yang dipakai untuk pengolahan bubuk dan abon cabai dengan harapan dapat dipergunakan sebagai sarana menambah pendapatan anggota PKK di Padukuhan Balong. (Up W)

image_pdfimage_print
Bagikan: