Ngaglik – Jumat (8/3/2019), Paguyuban Ketoprak Sekar Dono Budoyo Donoharjo melakukan pentas di Tobong Kelana Bhakti Budaya Brayut Cangkringan Sleman dengan mengambil lakon Darpo Kayun.
Menurut Sudarmin, Ketua Paguyuban Ketoprak Sekar Dono Budoyo Desa Donoharjo, secara khusus pentas di Tobong Brayut Cangkringan ini bertujuan untuk memperkenalkan pelaku seni ketoprak masa kini dengan seni Ketoprak Tobong yang berbeda jauh dengan pentas di panggung terbuka.
Pada Ketoprak Tobong, properti pentas dibuat seindah dan senyaman mungkin sehingga diharapkan penonton merasa terkesan dan ketagihan menonton kembali. Selain itu menurut Sudarmin, pelaku seni ketoprak akan diperkenalkan bahwa Ketoprak Tobong pernah mengalami era kejayaan di tahun 1970 sampai dengan 1980, bahkan ketika itu bisa untuk menjadi ladang kehidupan.
“Adapun moto pentas kali ini, yen wis duwe jeneng iso dinggo golek jenang (Kalau sudah punya nama bisa untuk cari makan-red),” demikian Sudarmin menjelaskan.
Beliau juga berharap, dengan pentas di Tobong maka khususnya generasi penerus seni dan budaya ketoprak juga tahu bahwa Ketoprak Tobong ada dalam perjalanan seni budaya ketoprak, bukan hanya pentas di tempat yang enak dengan semua fasilitas tersedia seperti yang biasa dilakukan sekarang. (End)


