Ngaglik – Jumat (29/3/2019) menjadi salah satu titik sejarah bagi siswa- siswi MI Darul Huda, Banturejo, Sukoharjo, Ngaglik, Sleman. Diawali salat Isya berjemaah di musala sekolah, dengan dipimpin oleh KH. Handoyo, wali murid dari 37 anak kelas 6 beserta guru dan karyawan kemudian serempak melantunkan doa untuk memantapkan hati dan memberikan support spirit bagi anak- anak dalam menghadapi Ujian Nasional tingkat SD/MI pada 22- 24 April 2019 mendatang.
Retnaningsih, wali kelas 6 menyatakan bahwa sebelum pelaksanaan UN, siswa- siswi akan mengahadapi Ujian Akhir Madrasah Berstandar Daerah (UAMBD) pada Senin pekan depan.
“Sinergitas antara wali murid dan guru adalah fondasi utama dalam mempersiapkan anak menghadapi ujian yang akan datang. Penting bagi guru seperti kami untuk membangun komunikasi dan kerjasama dengan seluruh siswa- siswi dalam memahami setiap materi yang akan diujikan. Dalam hubungan tersebut, orang tua mempunyai tugas yang tak kalah pentingnya sebelum dan sesudah kegiatan belajar mengajar karena dalam pengalaman sehari-hari kami menemukan keadaan yang kurang kondusif dirumah ternyata sangat berpengaruh terhadap kelancaran belajar siswa,” terang Retna.
Senada dengan itu Umi Romlah, Kepala Sekolah MI Darul Huda dalam sambutannya mengungkapkan bahwa anak-anak sebagai generasi penerus bangsa harus memiliki pendidikan yang memadai dan perlu dipersiapkan sebaik-baiknya dalam rangkaian proses pendidikan itu.
“Pada dasarnya ujian yang akan dilalui murid-murid adalah jembatan yang harus dilalui demi meraih cita-cita yang lebih tinggi. Setelah pemahaman materi dipersiapkan, diikhtiarkan terus menerus sejak awal semester lalu, pada malam hari ini kita berkumpul bersama sebagai bentuk ketundukan dan tawakal, berserah kepada Tuhan Yang Maha Esa,” terang Umi.
Sutardi, Ketua Komite MI menambahkan, doa dan restu orang tua menjadi vital bagi setiap langkah anak-anak untuk memberikan perasaan tenang dan yakin dalam menghadapi ujian yang datang menjelang.
“Harapan saya, semua anak dapat meraih hasil maksimal dalam ujian dan mendapatkan kemudahan untuk melanjutkan ke jenjang selanjutnya. Kini saatnya anak-anak berjuang secara formal dan kita sebagai orang tua memberikan dukungan moral dan spirit,” tutupnya.
Agus, perwakilan wali murid yang hadir dalam acara doa bersama berharap agar semua siswa berhasil melewati ujian, doa yang terpanjat diijabah dan lebih khusus beliau berharap seluruh siswa menjadi manusia yang berilmu dan berakhlak. (DHI)


