Sleman, infoPublik – Dalam rangka mengantisipasi kebakaran diwilayah Sleman pada saat lebaran Kantor Pemadam Kebakaran Sleman telah menyiapkan petugas sebanyak 33 orang dan 5 unit mobil pemadam kebakaran (damkar) serta siaga penuh selama 24 jam. Kesiapan ini dilakukan mulai H – 7 sampai H+7.“Untuk lebaran tahun 2014, Damkar Sleman tidak membuka Posko di terminal Jombor seperti lebaran tahun lalu, hal ini disebabkan pembangunan jalan belum selesai. Selain itu setiap kejadian kebakaran membutuhkan waktu cepat untuk sampai ke lokasi,” kata Ismu Ahmad salah seorang petugas Damkar Sleman kepada wartawan di Pres Room Pemkab Sleman, Jumat (11/7).
Dikatakan Ismu, di wilayah Kabupaten Sleman dari tahun ke tahun kejadian kebakaran baik itu kebakaran kendaraan maupun rumah cenderung menurun. Hanya saja dari catatan yang ada dibanding daerah lain di DIY Sleman masih tertinggi kejadian kebakarannya. Untuk tahun lalu kebakaran kendaraan di Sleman tercatat terjadi satu kali namun untuk tahun – tahun sebelumnya cukup banyak.
Sementara untuk kebakaran rumah juga mengalami penurunan, untuk tahun 2012 tercatat ada 81 kejadian kebakaran, tahun 2013 menurun menjadi 67 kejadian kebakaran dan tahun 2014 sampai bulan Juni tercatat ada 30 kebakaran. Karena itu kepada masyarakat yang menggunakan kendaraan untuk mudik harus benar – benar dicek keadaan kendaraannya sehingga bisa menghindari konsleting kendaraannya yang bisa mengakibatkan kebakaran.
Sedang untuk rumah yang ditinggal mudik lebaran diharapkan benar – benar dipastikan semuanya aman, mulai dari kompor dicabut selang regulatornya, alat – alat elektronik dicatut dari sumber listrik, kalau menyalakan lampu secukupnya saja.


