Pasar Lebaran Bukti Keberpihakan Pemerintah dan Dunia Usaha

1407 SLEMAN PASAR LEBARANSleman, InfoPublik – Penyelenggaraan pasar Lebaran yang diprakarsai Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Perindakop) Kabupaten Sleman merupakan ekspresi dari keberpihakan pemerintah dan dunia usaha, dalam rangka membantu meringankan beban masyarakat khususnya masyarakat para sejahtera dalam memenuhi kebutuhan sandang dan pangan dengan harga terjangkau selama bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri 1435 H mendatang.

“Meningkatnya aktivitas umat Muslim pada bulan Ramadan dan terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri, sudah dipastikan akan menyebabkan terjadinya peningkatan kebutuhan masyarakat terutama sandang dan pangan. Meningkatnya kebutuhan pokok tersebut  menyebabkan terjadinya kenaikan harga kebutuhan pokok,” kata Asisten Deputi Urusan Perdagangan Dalam Negeri Kamenkop dan UKM, Ahmad Husein saat memberi sambutan pada pembukaan Pasar Lebaran di Halaman Dinas Perindakop Sleman, Senin (14/7).

Disampaikan Ahmad Husein bahwa dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri setiap tahunnya Kementarian Koperasi dan UKM selalu mendukung pelaksanaan Pasar Rakyat melalui paket sembako bersubsidi di berbagai daerah termasuk  di pulau-pulau terpencil. Sedang pada tahun 2014 ini Kemenkop dan UKM RI memberikan dukungan Pasar Rakyat di 24 lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia dengan melibatkan 1000 UKM daan membantu paket sembako murah kepada sekitar 40.000 keluarga para Sejahtera dan kurang mampu.

Sedangkan Bupati Sleman, Drs H Sri Purnomo MSI menyampaikan bahwa Pasar Lebaran yang berlangsung pada tanggal 14 sampai dengan19 Juli 2014 agar bermanfaat dan mendapat sambutan yang positif dari warga masyarakat. Kegiatan ini merupakan upaya Pemkab Sleman dalam rangka peningkatan pasar bagi para pelaku usaha di Kabupaten Sleman,” kata Sri Purnomo.

Disatu sisi lanjutnya, pasar Lebaran adalah satu upaya strategis untuk menjaga eksistensi dan membantu UKM-UKM Sleman dalam memasarkan produk-produknya. Event pasar Lebaran ini juga cukup potensial bagi UKM Sleman untuk terus maju dan berkembang. Disisi lain melalui pasar lebaran ini, Pemkab Sleman berupaya memfasilitasi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan Lebaran dengan harga yang terjangkau dan lebih murah, karena langsung dengan produsennya sendiri.

Menurut Sri Purnomo, produk UKM Sleman cukup banyak dan beragam, baik terkait dengan kebutuhan pangan maupun sandang, dan bahkan pernak pernik kerajinan. Kualitasnyapun juga baik, baik dari produknya maupun pengemasannya. Berkaitan dengan kondisi ini, aparat Pemkab Sleman dan juga masyarakat Sleman harus lebih mengutamakan pemanfaatan produk lokal dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dan juga kebutuhan lebaran.

Koperasi maupun masyarakat yang akan memberikan bingkisan lebaran, saya harapkan juga memanfaatkan produk UKM Sleman.  Dengan langkah ini, akan lebih  cepat menggerakkan perkembangan UKM Kabupaten Sleman.

Pembukaan pasar Lemabran tersebut ditandai dengan penekanan sirine dan pelepasan balon oleh Bupati Sleman. Disamping itu juga pembuatan batik secara simbolis oleh Bupati Sleman, Asisten Deputi Urusan Perdagangan Dalam Negeri, Ketua DPRD Sleman dan Ketua Dekranasda Hj Kustini Sri Purnomo.

image_pdfimage_print
Bagikan: