Sleman – Sebanyak enam jembatan di Kabupaten Sleman dipastikan tidak dapat dilalui selama arus mudik karena dalam proses perbaikan. Keenam jembatan tersebut, yaitu jembatan di Cebongan, Glondong, Jaban, Kendangan, Pedulan dan Turen. Pihaknya juga telah menyediakan jalur alternatif, sebab selama proses perbaikan jalur di sekitar jembatan akan ditutup.
“Dari enam jembatan tersebut, rawan macet adalah jembatan Cebongan. Sebab terletak di jalur yang cukup mudah dilalui. Berbeda dengan kelima jembatan lainnya yang berada di tengah desa. Meski demikian kami juga telah menyiapkan jalur alternatif,” kata Kepala Bidang Bina Marga DPUP, Drs Mirza Anfansury kepada wartawan di Sleman, kemarin. Untuk itu menurut Mirza, guna memudahkan warga terutama pemudik selama berkendara, petugas telah menyiapkan papan rambu. Itu dilakukan agar warga tidak bingung, terutama ketika mendapati di sejumlah ruas jalan ternyata ditutup akibat perbaikan jembatan.
Jalan di Sleman Siap Sambut Pemudik Disampaikn Mirza pada intinya Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan (DPUP) Kabupaten Sleman memastikan jalan – jalan di Kabupaten Sleman telah dimaksimalkan dan siap dilalui pemudik. Sejumlah kerusakan seperti jalan berlubang akan segera diperbaiki dalam waktu dekat.
Diakui Mirza, ada beberapa kerusakan jalan lebih disebabkan air yang tergenang lantaran tidak lancarnya saluran. Guna menjamin kesiapan jalan, DPUP setidaknya akan mengerahkan 3-6 personil perhari. Perbaikan sudah masuk dalam agenda rutin dan anggaran tahunan. Hanya saja tidak dipungkiri jalan akan kembali berlubang terutama saat musim hujan. Sebab di daerah yang saluran airnya tidak bagus, airnya cenderung naik ke jalan dan menimbulkan genangan.
Hal ini yang menyebabkan jalan jadi cepat rusak. Kerusakan jalan tersebut memang cukup mengkhawatirkan. Sebab pemudik yang didominasi warga luar Sleman tidak semuanya kenal medan, sehingga tidak jika di titik-titik tertentu ada jalan lubang.


