Ngaglik – Beberapa orang yang peduli dengan lanjut usia (lansia) menggagas adanya sebuah Grha Lansia yang profesional. Badan seperti ini di Yogyakarta belum ada sehingga diperlukan kajian yang mendalam terkait dengan persyaratan, lokasi, sarana dan prasarana untuk mewujudkannya.
Dr. Sagiran dari RS Nur Hidayah menyarankan tidak perlu ragu ragu dalam menjalankan program ini. “Niat kita untuk pelayanan lansia ini sangat mulia, masalah tempat dan lainnya dipikirkan sambil jalan, yang penting konsep layanan harus jelas dan fokus, sehingga bisa berkolaborasi dengan pihak lain yang sejalan dengan program yang dilaksanakan,” ujar dr. Sagiran saat Focus Group Discussion (FGD) tentang Rencana Pendirian Grha Lansia di Grha Savantara, Padukuhan Klidon, Desa Sukoharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, Minggu (21/7/2019).
Beberapa masukan lain mengemuka dalam FGD yang diinisiasi oleh Social Club Yogyakarta ini. Di antaranya Suripto dari Komda Lansia Daerah istimewa Yogyakarta (DIY) yang menyatakan bahwa langkah awal yang harus dimulai adalah mencari data pangsa pasar. Selain itu terkait dengan profesionalitas, diperlukan persyaratan pendirian dan nama lembaga yang harus dilengkapi sehingga nantinya menjadi lembaga resmi berijin dan berakta pendirian lembaga.
Sementara Agus dari Kota Yogyakarta Program ini harus mulai dari kecil dan lama kelamaan menjadi besar, untuk itu sabar tidak cepat putus asa karena motivasi itu tidak mudah dan sulit, apalagi berbayar. Untuk itu harus pandai dan cerdas dalam sosialisasi dan motivasi kepada masyarakat agar mau dan mampu masuk di program ini.
Sementara Azzam perwakilan UGM menyarankan agar bisa membuat strategi pemasaran yang bagus misalnya dengan pelatihan reguler dan pelatihan spesial atau khusus, “untuk biayanya bisa ditanggung bersama,” ujar Azzam.
FGD ini diikuti penggiat, peneliti, dosen, dan praktisi pelayanan lansia di Yogyakarta. Saat ini pendirian Graha Lansia masih dalam tahap rencana awal untuk menerima masukan dari berbagai kalangan sehingga program ini bisa terwujud dalam waktu dekat sesuai harapan.
Dengan motto Bahagia dan Berkarya di Masa Emas, program ini diputuskan jalan terus sesuai arahan dari para senior. Secara bertahap persyaratan segera diusahakan sesuai prosedur. Dan dalam waktu dekat segera dilakukan sosialisasi lewat media TV, radio dan media lainnya yang ada di DIY.(KIM Ngaglik/Suripto)


