Sanitasi Pengaruhi Kesehatan

Turi – Sanitasi mempengaruhi kesehatan. Pernyataan ini disampaikan Samuel, Petugas Puskesmas Turi kepada ibu-ibu warga Kembangarum, Senin (5/8/2019). Kegiatan yang digelar di Masjid Nur Rohman Kembangarum 13, Donokerto, Turi ini mengangkat tema 5 Pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat.

Samuel menjabarkan sanitasi yang mempengaruhi kesehatan, contohnya adalah penanganan sampah rumah tangga yang mana untuk sampah perlu dipilah sebelum dibuang di tempat sampah. “Ini sampah jangan sampai mengganggu lingkungan baik di rumah tangga atau tetangga,” ujar Samuel.

Selain itu, masyarakat perlu memperhatikan lokasi BAB, tidak boleh di sembarang tempat, seperti sungai dan kebun. Kemudian, penggunaan air yang tepat, pengelolaan makanan harus ditutup rapat, serta pengelolaan limbah rumah tangga yang berasal dari dapur dan kamar mandi.  

Samuel mengatakan ada tanda bagi rumah yang memenuhi syarat sanitasi yang baik. “Misalnya warna hijau berarti cuci tangan sudah pakai sabun dengan air yang mengalir, biru dalam pengelolaan air dan makanan sudah aman, kuning sudah memilah sampah, merah dalam stop BABS (Buang Air Besar Sembarangan), dan bila warna pink masih ada pembuangan limbah,” ujarnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh 35 orang dari Puskesmas Turi bersama tim dari Desa Donokerto. Kegiatan dimulai pukul 13.30 hingga 16.30 WIB. (Suharno)

image_pdfimage_print
Bagikan: