Antisipasi Kebakaran Saat Rumah Ditinggal Mudik Harus Diperhatikan

Sleman – Masyarakat Sleman yang akan melakukan mudik pada libur lebaran ini diminta berhati-hati dan cermat dalam menyiapkan rumahyang hendak ditinggal mudik. Selain demi mengurangi resiko pencurian, calon pemudik juga perlu mewaspadai kemungkinan terjadinya kebakaran pada rumah kosong.

“Semua harus dipastikan dalam keadaan aman sebelum rumah ditinggal mudik,” kata Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Sleman, Ismu Achmad Widodo kepada wartawan di Sleman, kemarin.

Dikatakan Ismu, beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah  perabot rumah tangga yang rawan memicu kebakaran harus dipastikan aman. “Sebelum meninggalkan rumah, dicek dulu kompor gasnya, regulator jangan lupa dilepas, seluruh alat elektronik juga dalam kondisi lepas dari colokan listrik, kalaupun menyalakan lampu sekedarnya saja,” kata Ismu.

Dijelaskan Ismu, tahun lalu memang tak ada kejadian kebakaran pada rumah kosong yang ditinggal mudik. Meski begitu, Ismu tetap menganggap antisipasi kebakaran tak boleh diabaikan calon pemudik. Menurutnya dalam menghadapi musim arus mudik dan balik tahun 2014, UPT Damkar Sleman menyiapkan kekuatan penuh. Tim yang dikoordinatori Ismu akan siaga selama 24 jam dengan personil 32 orang. Armada berupa 5 unit mobil damkar dan 2 mobil tangki air pun akan disiagakan.

Yang berbeda dengan tahun sebelumnya, kali ini UPT Damkar Sleman tak mendirikan pos khusus di sekitar Jombor. Pertimbangannya, pembangunan di underpass fly over Jombor belum selesai sehingga lalu lintas akan menjadi sangat padat. Sehingga hal tersebut berdampak negatif pada kecepatan timnya menuju lokasi kejadian seandainya ada kebakaran.

“Kami kan maksimal 15 menit harus sudah sampai lokasi. Dengan demikian, tahun ini timnya akan fokus dari posko induk di lingkungan kantor Pemkab Sleman. Harapannya, pelayanan menjadi lebih efektif,” katanya.

Namun demikian lanjut Ismu, UPT Damkar Sleman juga akan melakukan layanan monitoring keliling. Tujuannya tak lain demi memberikan rasa aman kepada pemudik. Tim Damkar Sleman akan mobile ke Kecamatan Depok dan Godean karena kedua wilayah tersebut memang masuk daftar rawan kebakaran selain Sleman dan Ngaglik.

image_pdfimage_print
Bagikan: