Sleman – Hari Selasa (5/8) di Rumah Dinas Bupati Sleman dilaksanakan Pembukaan Pelatihan Paskibraka Kabupaten Sleman sebagai pengibar Bendera Merah Putih pada Upacara Detiik detik Proklamasi tanggal 17 Agustus 2014 di Lapangan Denggung yang dihadiri Bupati, Dandim, Polres, Lanud Adisucipto, Lanal Jogja, Pembina PPI Pusat, PPI Sleman dan Dinas Pendidikan Sleman.
Dalam laporannya Arif Haryono SH, Kepala Dinas Pendidikan dan Olah Raga mengatakan tujuan pelatihan ini untuk memupuk semangat kebangsaan, nasionallisme dan jiwa patriot cinta tanah air untuk mensyukuri dan mengisi kemerdekaan serta mempertahankan NKRI.
Peseta dari pelatihan Paskibraka ini terdiri Kelompok 17 dan 8 dari Pelajar SMA/SMK/MA yang terplih melalui Pemilihan Calon Paskibraka Tahun 2014 berjumlah 36 Orang yaitu 18 Putra dan 18 Putri serta Kelompok Pasukan 45 dari unsur TNI-AD 403, Brimob, TNI AU, TNI AL, dan PLORI.
Dan pelatihan ini akan dilaksanakan sertiap hari jumat dan minggu mulai tanggal 22 Juni 2014. Bupati Sleman, Drs H Sri Purnomo MSI dalam pengarahannya kepada Peserta Pelatihan Paskibraka dari Unsur Militer dan Pelajar pelatihan salah satu persiapan untuk melatih kesigapan dan keterampilan anggota Paskibraka yang akan bertugas di Kabupaten Sleman agar dapat tampil maksimal. Kesiapan fisik dan mental anggota Paskibraka akan digembleng pada pelatihan ini sehingga diperlukan semangat dan niat dari anggota Paskibraka untuk mengikutinya dengan sepenuh hati.
Mengikuti Pelatihan Paskibraka ini patut disyukuri mengingat kesempatan untuk memikul tugas dan tanggung-jawab sebagai pengibar bendera Merah Putih pada Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan tidak datang 2 kali. Dari pelatihan ini nantinya diharapkan dapat mengambil nilai-nilai positif yang diperlukan bagi pengembangan kepribadian dan pembentukan karakter generasi muda.
Sri Purnomo juga berpesan agar selalu termotivasi untuk berprestasi semaksimal mungkin tidak hanya dalam Paskibraka ini, namun juga dalam bidang lainnya. Terlebih lagi upaya untuk membentuk mental dan karakter seseorang itu bukanlah semudah membalikkan telapak tangan.
” Kita harus memiliki tekad dan konsistensi yang kuat sehingga upaya yang kita lakukan tersebut juga dapat terlihat hasilnya,” kata Sri Purnomo.
Pelatihan ditandai dengan Penyematan tanda Peserta bagi putra dan Putri secara Simbolis.***


