Akhiri Tugas DPRD Sleman Kebut Pengesahan APBD-P 2014

Sleman – Sebelum mengakhiri tugasnya di DPRD Sleman, anggota DPRD Sleman kebut melakukan sidang paripurna untuk membahaspengesahan APBD Perubahan 2014. Nota pengantar Rencana APBD Perubahan 2014 sudah disampaikan Bupati Sleman, Drs H Sri Purnomo MSI dalam sidang paripurna DPRD Sleman, kemarin.

Sri Purnomo sendiri pada kesempatan tersebut menyampaikan adanya sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa) tahun lalu yang tidak dapat teralokasikan sepenuhnya menjadi permasalahan utama belanja daerah. Bahkan hingga 30 Juni 2014, anggaran belanja langsung baru terserap 20,93%. Penyerapan anggaran yang baru mencapai 20,93% tersebut membuat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lebih fokus menyelesaikan program yang telah dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2014 sebelum perubahan.

Dikatakan Sri Purnomo Jumlah Silpa 2013 mencapai Rp 431,35 miliar. Pengesahan APBD Perubahan (APBD-P) 2014 akan menjadi solusi bagi permasalahan belanja daerah. Namun, jika pengesahan tidak dapat dilakukan sebelum serah terima jabatan anggota Dewan pada 12 Agustus mendatang, Silpa tersebut tidak dapat terserap.

Sementara Wakil Ketua DPRD Sleman, Ir Rohman Agus Sukamto mengatakan Dewan mentargetkan sehari sebelum serah terima APBD Perubahan 2014 sudah bisa disahkan. Menurutnya, jika penyelesaian menunggu anggota dewan baru, prosesnya bisa semakin panjang dan Silpa bisa jadi justru takterserap.

Agus berharap seluruh tahap pembahasan harus rampung pekan ini. “Sinkronisasi jawaban bupati dan pandangan umum akan dilaksanakan Kamis atau Jumat,” kata Agus.

Jika semua itu lancar, dia optimis penetapan bisa dilakukan pada Senin pekan depan, tepat sehari sebelum serah terima jabatan. Demi mengejar target tersebut, Agus berharap seluruh anggota Dewan disiplin. Jika sampai tak kuorum misalnya, hal itu tentu menjadi penghambat besar.

Ditambahkan Agus, jika tidak selesai di periode ini, nanti pada masa dewan yang baru bisa diulang dari awal lagi pembahasannya. Mengingat besok ada fraksi-fraksi baru.

image_pdfimage_print
Bagikan: