Rapel Fasilitasi Jual Beli Sampah Terpilah

Jejaring Pengelolaan Sampah Mandiri (JPSM) Sehati Kabupaten Sleman mengadakan pertemuan rutin bertempat di RM Muara Kapuas Pendowoharjo, Jumat (28/2/2020).

Pertemuan rutin yang difasilitasi oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sleman ini mengundang kurang lebih 60 peserta dari unsur Bank Sampah, Sedekah Sampah, TPS 3R dan pengurus JPSM sendiri.

Sebagai narasumber pada acara tersebut adalah Sekti Mulatsih dari Rapel. Dalam paparannya, Sekti menjelaskan bahwa Rapel adalah aplikasi untuk menjual sampah anorganik yang masih memiliki nilai jual dan telah dipilah menurut jenisnya oleh pemilik sampah yang menjadi user/pengguna aplikasi.

“Sehingga komponen yang ada dalam Rapel adalah user, kolektor, rapel warehouse, dan industri daur ulang,” jelasnya.

Dijelaskan juga oleh Sekti, area pelayanan Rapel meliputi wilayah DIY yakni Kota Yogyakarta, Sleman, Bantul, serta Kulonprogo sementara untuk Jawa Tengah meliputi Klaten dan Sukoharjo.

“Di wilayah tersebut masih terbatas di beberapa kecamatan saja,” ungkapnya.

Lebih jauh lagi, Sekti memaparkan terkait permasalahan sampah di Indonesia termasuk kesadaran masyarakat Indonesia yang masih rendah untuk memilah sampah di tingkat sumbernya yaitu rumah tangga, budaya membuang sampah di badan air, menimbun dan membakar sampah yang masih terjadi di mana-mana.

“User maupun kolektor akan mendapatkan poin dari aktivitas jual beli sampah dan poin dapat ditukar dengan berbagai hadiah sesuai dengan promo yang ada,” beber Sekti saat menjelaskan terkait peluang kemitraan dengan Bank Sampah dan Sedekah Sampat yang selama ini telah berjalan. (Sutarto Agus/KIM Seyegan)

image_pdfimage_print
Bagikan: