PMA Peduli bagi Warga Terdampak Covid-19

Serangkaian kegiatan bakti sosial dilaksanakan di Perum Puri Margomulyo Asri (PMA) Jamblangan Margomulyo Seyegan Sleman yang diberi label PMA Peduli. Dimulai pada Selasa (14/4/2020), REMASAT (Remaja Masjid At-Taifiq) menggalang dana dari warga PMA untuk kegiatan sosial berupa pembagian sembako bagi warga miskin dan warga yang terdampak Covid-19. Pembagian 70 paket sembako tersebut selain diberikan kepada warga PMA juga didistribusikan di wilayah Babrik, Dukuh, dan Jamblangan.

Kegiatan sosial yang kedua dilaksanakan oleh Takmir Masjid At-Taufik PMA mulai Jumat (17/4/2020) dengan membagikan voucher belanja kepada jemaah dan warga yang terdampak untuk belanja kebutuhan pokok di warung tetangga yang sudah bekerjasama dengan Takmir Masjid At-Taufik. Adapun besarnya voucher belanja tersebut adalah Rp 100 ribu.

Menurut Ketua Bakti Sosial Remasat, Dzaky Armando, kegiatan ini sedianya diperuntukkan untuk kegiatan songsong Ramadan yang dikemas dalam pengajian, namun dengan adanya wabah Corona kegiatan tersebut dialihkan dengan tidak mengubah esensi dari tujuan bakti sosial itu sendiri.

Aksi peduli yang berikutnya dilakukan oleh Bank Sampah Margo Lestari PMA yang pada Minggu (19/4/2020) yakni dengan kegiatan Sedekah Sampah. Sampah dari nasabah ataupun warga yang sudah terpilah dikumpulkan di fasilitas umum PMA yang kemudian oleh pengurus dikemas dan dijual ke pengepul. Hasil penjualan sampah ini, berapapun besarnya akan diwujudkan sembako untuk warga yang terdampak Covid-19.

Sedekah Sampah ini digagas oleh Pelindung Bank Sampah Margo Lestari, Sutarto Agus Raharjo, mengingat kegiatan Bank Sampah praktis terhenti dengan adanya wabah Covid-19.

“Di sisi lain, nasabah sampah tetap memilah sampahnya di rumah sehingga Sedekah Sampah ini sekaligus dapat menyelesaikan persoalan sampah di PMA,” ujar Sutarto.

Serangkaian kegiatan sosial ini mendapat dukungan penuh dari warga PMA dan direncanakan akan terus dilaksanakan mengingat dampak Covid-19 ini belum bisa diprediksikan kapan berakhirnya sementara sebagian warga sudah merasakan dampak ekonominya. (KIM Seyegan/Sutarto)

image_pdfimage_print
Bagikan: