Sleman – Guna mengatasi tingginya harga gula pasir di pasaran dan dalam rangka membantu masyarakat terdampak Covid-19, Pemerintah Kabupaten Sleman bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) DIY dan PT Madu Baru mengadakan Operasi Pasar pada Rabu (29/4/2020) di Kecamatan Tempel.
Tujuan dari kegiatan ini guna menstabilkan harga gula pasir di masyarakat yang melonjak, yakni kisaran Rp 16 ribu hingga Rp 18 ribu.
Aris Wibowo Kasi Kesmas Kecamatan Tempel mengatakan gula pasir yang dialokasikan untuk Kecamatan Tempel sejumlah 475 kg dengan harga per kilo Rp 12.500,00. Jumlah ini dikatakan Aris dibagi ke 8 desa sehingga masing-masing desa mendapatkan 52 kg gula pasir.
“Gula yang sudah diberikan kepada masing-masing desa akan diserahkan kepada tim penggerak PKK masing-masing desa untuk dibagikan sesuai kebutuhan masing-masing wilayah,” jelasnya.
Tri Wati Raharja, Ketua PKK Desa Pondokrejo yang menanggapi perihal Operasi Pasar tersebut mengatakan bahwa Operasi Pasar dinilainya merupakan kebijakan yang tepat melihat situasi sekarang ini.
“Memang yang kita butuhkan sekarang itu adalah bahan makanan, jadi kalau bahan makanan kita itu terpenuhi insyaAllah yang ada di rumah tidak akan kekurangan,” ujarnya.
Tri pun berharap Operasi Pasar seperti ini bisa terus berlanjut bagi masyarakat. “Kalau kita bisa dapat bantuan atau paling tidak ada kegiatan Operasi Pasar seperti ini kita bisa meminimalkan pengeluaran,” tambahnya. (Rep Septyan)


