Bertempat di Pendopo Kecamatan Seyegan, Jumat (1/5/2020), PKK Kecamatan Seyegan bekerjasana dengan Dinas Perindag Kabupaten Sleman dan PT Madu Baru melaksanakan Operasi Pasar khusus gula pasir untuk warga Kecamatan Seyegan.
Dalam operasi pasar kali ini, PT Madu Baru melalui Dinas Perindag Sleman menyediakan gula pasir sebanyak 325 kg dengan harga Rp 12.500,00 per kilogramnya untuk jumlah maksimal pembelian 2kg/warga. Harga tersebut jauh dari harga pasaran saat ini yang mencapai Rp 17 ribu hingga Rp 18 ribu per kilogram.
Menurut Yantini, Kepala Seksi Pengembangan Usaha Perdagangan Dinas Perindag Sleman, Operasi Pasar khusus gula pasir ini dilaksanakan untuk menstabilkan harga di pasaran sehingga sesuai dengan HET (Harga Eceran Tertinggi) yaitu Rp 12.500,00/kg.
Di samping itu dikatakannya, dengan operasi pasar tersebut tidak akan terjadi penimbunan di tingkat distributor atau bahkan oleh warga sendiri.
“Diharapkan dengan operasi pasar khusus gula pasir ini, harga gula pasir di pasaran menjadi standar lagi,” katanya.
Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sleman, Kustini Sri Purnomo memberi arahan kepada warga yang hadir berkaitan dengan pencegahan Covid-19 yaitu mengingatkan untuk memakai masker, cuci tangan dengan sabun, jaga jarak, dan pemanfaatan halaman rumah untuk penanaman Toga (Tanaman Obat Keluarga).
Dalam kesempatan itu pula, dari Tim PKK juga membagikan masker dan stiker Germas (Gerakan Masyarakat Hidup Bersih dan Sehat).
Acara tersebut ditutup dengan penyuluhan kesehatan yang disampaikan oleh dr. Raudi Kamal yang menyampaikan tentang Covid-19, dari mulai apa itu Covid-19, penyebarannya, dan bagaimana pencegahannya dengan cara memutus rantai penularannya. (Sutarto Agus/KIM Seyegan)


