Ketua PMI Sleman, dr. Sunartono menyampaikan bahwa persediaan darah di Sleman cenderung menurun selama pandemi Covid-19 ini. Menurut data dari PMI Sleman, kebutuhan darah di Kabupaten Sleman setiap harinya berkisar antara 50-75 kantong, namun pada kenyataannya stok yang ada masih di bawah kebutuhan. Untuk mengatasi hal ini, PMI Sleman tetap berupaya mengedukasi warga untuk tetap mendonorkan darahnya sesuai protokol kesehatan.
Momen ini disambut baik oleh Karang Taruna Kembang Desa Bangunkerto yang bekerja sama dengan Pemerintah Desa Bangunkerto Turi dan PMI Sleman untuk mengadakan aksi donor darah bertempat di Gedung Serbaguna Desa Bangunkerto pada Minggu (5/7/2020).
Dalam kesempatan tersebut, dari 44 yang mendaftarkan diri sebagai pendonor diperoleh 28 peserta yang lolos sebagai pendonor. Dr Sunartono berharap aksi ini dapat menjadi contoh bagi karang taruna lainnya pun dapat terselenggara secara rutin sehingga ketersediaan darah di Sleman bisa tercukupi.
Sementara itu, Lurah Desa Bangunkerto, Anas Makruf menyampaikan apresiasinya atas ketanggapan Karang Taruna Kembang Desa Bangunkerto yang mampu menjawab permasalahan di masyarakat.
“Kekurangan darah yang tentunya sangat dibutuhkan untuk masyarakat yang mengalami operasi atau untuk tindakan medis,” ujarnya. (Arief Hartanto)


