Rumah Produksi Arumanis Haji Ardi yang terletak di Jalan Raya Berbah, Sendangtirto, Kecamatan Berbah, Kabupaten Sleman mendapat kunjungan dari Kementerian Koperasi dan UKM RI yang dipimpin oleh Dirut LPDB-KUMKM, Supomo, Selasa (25/8/2020).
Kunjungan dari LPDB-KUMKM di Rumah Produksi Arumanis Haji Ardi kali ini dalam rangka melihat secara langsung proses produksi Arumanis secara tradisional dengan menggunakan tenaga manusia. Selain itu, ingin mengetahui strategi dan kiat-kiat Arumanis Haji Ardi sehingga dapat bertahan di masa pandemi Covid-19 tanpa merumahkan para karyawannya.
Dalam hal tersebut, Ardi, Pemilik Rumah Produksi Arumanis Haji Ardi menyampaikan pentingnya modal dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
“Memberikan perhatian khusus untuk permodalan dan bantuan peralatan produksi serta pendampingan usaha, teutama di masa-masa sulit dikarenakan dampak pandemi Covid-19 kali ini,” ujarnya.
Arumanis ini dikatakannya salah satu produk unik tradisional dan bercita rasa khas yang disukai semua kalangan. “Karena masih mempertahankan sisi tradisional, misal mesin yang dipakai, cara pembuatan, tanpa pengawet, tanpa pemanis buatan, dan tanpa bahan perasa makanan,” jelas Ardi.
Bisnis Arumanis ini dimulai Ardi sejak 11 Mei 2011. Produk makanan yang terasa manis di lidah ini diberinya tagline “Snack Jadul Khas Jogja, Citarasa Nusantara”.
Dalam kesempatan itu pula Ardi menyampaikan kiat-kiat usahanya yaitu dengan membangun semangat masyarakat untuk bisa memulai bisnis dari hal-hal yang kecil.
Dirut LPDB KUMKM, Supomo pun menyampaikan apresiasi dan dukungannya untuk kemajuan UMKM di Sleman ini. Supomo berkesempatan mencoba pembuatan Arumanis di rumah produksi Arumanis Haji Ardi tersebut. (Arief Hartanto)


