Dinas PMK Kabupaten Sleman mengadakan sosialisasi hasil Munas DPP LPM Republik Indonesia yang ke-IV di Kawasan Tebing Banyunibo, Bokoharjo, Prambanan, Sleman pada Jumat (2/10/2020).
Diikuti oleh sebagian besar ketua LPM se-Kabupaten Sleman, kegiatan tersebut menghadirkan pengurus DPD LPM Provinsi DIY sebagai narasumber.
Bendoro Pangeran Haryo (BPH) Kusumo Kunto Nugroho, Wakil Ketua DPD LPM, dalam sambutannya menyampaikan bahwa silaturahmi seperti ini dapat memperkuat kerjasama dan sinergitas yang pada akhirnya bermuara pada berjalannya pemberdayaan masyarakat. Lebih jauh dikatakannya bahwa dengan adanya kegiatan penyuluhan dan pemberian bantuan dirasa tidak cukup karena pada akhirnya tidak ada kelanjutan.
“Akan lebih bermakna bilamana diciptakan desa binaan dengan pola pemberdayaan masyarakat. Artinya pembangunan harus mengandung spirit pembangunan masyarakat yang berdaya,” ungkap BPH Kusumo.
Sebagai acara inti adalah sosialisasi hasil Munas. Bertindak selaku narasumber adalah Human Turmudi, wakil DIY yang mengikuti Munas DPP LPM RI ke IV yang diadakan di Jakarta pada tanggal 10 – 11 Agustus 2020 yang lalu
Human menuturkan beberapa hasil Munas, yakni AD/ART disepakati masih seperti tahun 2017, tupoksi LPM akan dikembalikan pada awal mula LPM berdiri, LPM dikembalikan seperti LKMD (dengan kegiatan Bulan Bakti LKMDnya), serta sinkronisasi LPM di tingkat provinsi, kabupaten, dan desa.
Menanggapi hasil Munas tersebut, sebagian peserta menyatakan persetujuannya terhadap fungsi LPM yang akan dikembalikan, LPM harus diikutsertakan dalam perencanaan dan berperan di musdus, musrenbangdes baik di tingkat desa, kapanewon sampai kabupaten. Ke depan LPM juga dilibatkan pada kegiatan pendataan orang miskin. Ada penekanan juga untuk desa agar bisa memanfaatkan Danais dengan fasilitasi yang diberikan DPD Kabupaten dan DPD Provinsi.
Sungka Budi Rahayu, mewakili Dinas PMK Kabupaten Sleman dalam pengarahannya mengatakan bahwa dibanding dengan kabupaten/kota lainnya LPM Kabupaten Sleman selangkah lebih maju.
“LPM Kabupaten Sleman sendiri akan dilantik pada pertengahan oktober oleh Bupati Sleman. Untuk itu pertemuan ini dijadikan pula untuk persiapan dan konsolidasi pengurus,” tutupnya. (Sutarto Agus/KIM Seyegan)


