Barata XXXV Tetap Digelar

Barata tahun ini diputuskan untuk tetap diadakan dengan berbagai pertimbangan dan diskusi yang telah dilakukan bersama dengan berbagai pihak. Hal ini disampaikan Kak Dwi selaku perwakilan Waka Bina Muda dalam konferensi pers terkait kegiatan Pengembaraan Akhir Tahun (Barata) XXXV di Sleman Smart Room Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kabupaten Sleman, Jumat (9/10/2020).

“Barata merupakan suatu kegiatan seremonial yang selalu ditunggu oleh penggiat pramuka, selain itu Barata merupakan kegiatan legendaris di kalangan Pramuka Sleman, meskipun demikian poin penting dari kegiatan Barata adalah ajang untuk melatih kepemimpinan pada setiap individu pramuka penegak dan pandega,” jelasnya kepada Andalan Pramuka Sleman, Dewan Kerja Cabang Kwarcab Sleman, perwakilan dari setiap sekolah atau pangkalan pramuka, dan individu pramuka dengan kriteria penegak dan pandega yang ingin memberikan kontribusi dalam acara Barata XXXV ini.

Ditambahkan Kak Dinar Fitri Ramdhani, Ketua Sangga Kerja Barata XXXV tahun ini ada beberapa poin penting perubahan-perubahan dan perbedaan Barata tahun ini dengan tahun-tahun sebelumnya.

“Barata Tahun ini menekankan beberapa poin utama, pertama Barata tetap diadakan dengan mempertimbangkan protokol pencegahan pandemi Covid-19. Kedua, Pelaksanaan Barata diagendakan menjadi dua kegiatan utama yaitu Wirapati Scout Festival (WSF) dan Pengembaraan. Peserta WSF terdiri dari 150 orang dari masing masing sekolah atau pangkalan yang ada di Kabupaten Sleman. Setiap sekolah dapat mengirimkan 10 perwakilan terbaik, yang terdiri dari 8 orang peserta giat dan 2 orang pendamping. Sedangkan, untuk kuota Pengembara sejumlah 70 orang, yang terbagi menjadi 20 perwakilan Dewan Kerja Cabang, 16 perwakilan Satuan Karya di Kwarcab Sleman, dan 34 orang dari Dewan Kerja Ranting di mana masing masing kecamatan akan mengirimkan 2 orang perwakilan terbaik,” ujar Kak Dinar pada saat wawancara bersama dengan tim Bidang Pers, Media, dan Informasi Saka Kominfo

Kak Dinar selaku Ketua Sangga Kerja pada kegiatan tersebut menyadari bahwa kegiatan Barata tahun ini cukup berbeda dari tahun sebelumnya. Meskipun demikian, kak Dinar tetap berharap bahwa kegiatan Barata ini tetap menjadi ajang untuk berdedikasi dan menjalin silaturahmi antar jajaran pramuka di Kabupaten Sleman.

“Poin ketiga adalah, pada tahun ini perebutan tunggul dan juara umum Barata ditiadakan, diganti dengan perebutan kejuaraan pada kegiatan WSF. Dan poin terakhir adalah bagi peserta yang belum berkesempatan bergabung pada Barata tahun ini maka tidak dianggap sebagai jeda dan masih berkesempatan melanjutkan pada tahun berikutnya untuk mendapat penghargaan wings tetapi bagi yang berkesempatan mengikuti kegiatan tersebut selama 3 ataupun 6 tahun berturut akan tetap mendapatkan penghargaan,” jelasnya lagi. (Saka Kominfo)

image_pdfimage_print
Bagikan: