Sleman – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sleman, Ir AA Ayu Laksmidewi TP MM mengatakan kegiatan Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) di Kabupaten Sleman yang digelar di lapangan Getas Desa Tlogoadi Mlati Sleman hari Sabtu (30/8) lalu bisa untuk memacu kreatifitas kesenian lokal, media promosi dan melestarikan seni tradisi lokal.
“Namun yang perlu diperhatikan materi kegiatan tersebut difokuskan pada kelompok seni tradisi yang sedang tumbuh dan berkembang dimasyarakat untuk mendukung program pengembangan kecamatan sebagai pusat pengembangan seni budaya dan keistimewaan DIY,” kata Ayu kepada wartawan dikantornya, Senin (1/9).
FKY di Sleman dilaksanakan 3 hari sampai dengan Senin (1/9) yang menampilkan pentas seni potensi lokal Sleman, juga diisi dengan kegiatan bazar aneka produk makanan khas Sleman, kerajinan dan pameran desa wisata se Kabupaten Sleman. Dijelaskan Ayu, bahwa menurut Bupati Sleman Drs H Sri Purnomo MSI kegiatan FKY di Sleman ini merupakan salah satu upaya dalam melestarikan, mengembangkan dan mengenalkan potensi seni dan budaya kepada masyarakat luas.
FKY juga merupakan media bagi para seniman untuk menampilkan kreativitas dan inovasinya dalam mengembangkan kesenian. FKY juga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menikmati sekaligus meberikan masukan kepada para seniman sehingga mampu eksis dan berkembang ditengah tuntutan perkembangan budaya dari luar.
Apalagi pada tahun 2015 akan dihadapkan pada persaiangan masyarakat ekonomi Asean, mau tidak mau persaingan semakin ketat. FKY ini sangat strategis dalam melestarikan budaya lokal yang akan berpengaruh terhadap pengembangan dan pelestarian seni budaya lokal yang ada di Kabupaten Sleman. Bupati juga mengharapkan seniman dan pelaku seni terus berkarya dan menciptakan inovasinya sehingga kesenian lokal akan semakin dicintai masyarakat.
Kepada masyarakat Bupati juga berharap untuk dapat memanfaatkan FKY ini sebagai ajang menikmati hiburan dan pentas seni yang beraneka ragam dan menarik.


