Palang Merah Indonesia (PMI) Seyegan gelar Musyawarah Kerja pada Jum’at (26/2/2021). Acara yang diadakakan di Ruang Rapat Lantai II Kapanewon Seyegan ini dihadiri oleh seluruh Pengurus Inti PMI, Dewan Penasehat PMI, dan seluruh Anggota PMI. Selain itu, hadir pula perwakilan dari Kapanewon Seyegan yaitu Panewu Anom, Jawatan Keamanan, Jawatan Sosial, dan Kamituwo dari 5 Kalurahan di Seyegan.
Ketua PMI Seyegan Benni Sujendra dalam sambutannya menyebutkan pada masa pandemi di tahun 2020, PMI bekerja sama dengan sektor terkait telah mengoptimalkan kinerjanya, terutama dengan kegiatan donor darah.
Ia berharap, di tahun 2021 ini, PMI semakin meningkatkan kinerjanya dengan lebih berperan dalam kegiatan di masyarakat. “Di masa pandemi seperti ini, PMI bersama sektor terkait tak henti-hentinya memberikan edukasi kaitannya dengan pencegahan. Sedangkan dalam hal penanganan kasus, PMI berkontribusi pada kegiatan evakuasi,” jelasnya.
Sementara itu, Panewu Anom Seyegan Joko Mulyanto memberikan apresiasinya terhadap kinerja PMI yang dapat melakukan kerja sama lintas sektor dalam hal pencegahan, pengendalian dan penanganan COVID-19, terutama di Kapanewon Seyegan. Hal tersebut menurutnya menjadi salah satu alasan penurunan jumlah penyebaran COVID-19 di Seyegan yang terlihat dari peta epidemiologi penyebaran COVID-19 yang sudah berwarna kuning.
“PMI punya andil cukup besar sehingga kondisi seperti ini bisa dipertahankan. Saya meminta semua pihak tetap waspada, jangan sampai ada penambahan kasus lagi,” ungkap Joko.
Joko berharap agar di tahun 2021 ini, PMI dapat menyususn rencana kerja yang sesuai dengan kebutuhan yang dibutuhkan. “Seperti mengadakan pemulasaran jenazah yang sudah pernah dilaksanakan di tahun 2020 perlu dilaksanakan lagi di tahun 2021, mengingat kebutuhan yang sangat mendesak,” tambah Joko lagi.
Hal ini juga disetujui oleh Jumarko, anggota PMI dari Puskesmas Seyegan yang menyatakan dukungannya untuk melaksanakan pelatihan pemulasaran jenazah. “Puskesmas ada dananya, PMI tinggal mengumpulkan peserta dan mencari narasumbernya saja,” ujar Jarmoko.
Dalam musyawarah tersebut, dipaparkan pula rencana kerja PMI Seyegan di tahun 2021 ini. Beberapa diantaranya adalah serangkaian kegiatan edukasi masyarakat, kegiatan donor darah, pembelian dan standardisasi APD, pengadaan bendera PMI, peringatan hari jadi PMI dan pembuatan papan nama.
Untuk kegiatan donor darah sendiri, di tahun 2021 ini PMI menargetkan 10.000 kantong darah. Pelaksanaannya akan dilakukan sebanyak 4 kali dimulai pada bulan Maret mendatang dengan sistem jemput bola, yaitu PMI mendatangi wilayah maupun komunitas yang akan mengadakan bakti sosial donor darah. (Sutarto Agus/KIM Seyegan)


