Dalam rangka meningkatkan kinerjanya, KIM Ngaglik mengadakan rapat koordinasi dan evaluasi di Aula Kapanewon Ngaglik pada Rabu (10/3/2021).
Pada kesempatan tersebut, Suripto, Ketua KIM Ngaglik mengatakan bahwa masih ada beberapa kendala yang dihadapi oleh KIM dalam memproduksi berita, diantaranya masih belum merata pemberitaan yang ada di wilayah Kapanewon Ngaglik.
“Dari 6 kalurahan yang sudah memiliki kepengurusan KIM , masih ada yang belum aktif atau belum mempunyai pewarta, sehingga berbagai kegiatan yang dilaksanakan di kalurahan tersebut belum terpublikasi secara baik,” kata Suripto.
Selain itu, pemberitaan masih didominasi oleh beberapa sektor saja, sedangkan bidang yang lain sama sekali belum ada publikasi sepanjang tahun 2020.
Untuk itu, Suripto menyampaikan bahwa koordinasi lintas sektor merupakan salah satu program kerja yang terus digarap secara intensif, agar informasi dan berita bisa merata dari berbagai sektor pembangunan di lingkup Kapanewon Ngaglik.
Suripto menyebutkan bahwa koordinasi lintas sektoral sangat diperlukan karena sumber informasi yang berasal dari lembaga atau instansi di berbagai sektor misalnya pendidikan, kesehatan, sosial, pertanian , pariwisata, UMKM Koperasi dan sektor lainnya bisa dikulik atau diangkat kegiatannya menjadi sebuah berita atau informasi yang berguna bagi semua pihak.
Selain itu, diperlukan juga koordinasi dengan kalurahan mengenai kegiatan yang layak diangkat sebagai berita.
“Kunjungan (koordinasi) akan dilakukan secara bergiliran dalam pertemuan rutin setiap 2 bulan sekali yang akan membahas evaluasi dan perkembangan KIM Ngaglik secara keseluruhan. Kunjungan ke kalurahan sekaligus menggugah agar KIM yang telah terbentuk di masing-masing kalurahan lebih aktif menjalankan KIM sesuai dengan peran dan fungsinya, ” ungkap Suripto.
Ia juga menilai bahwa sarana berteduh atau sekretariat KIM dipandang perlu sebagai tempat untuk berkegiatan.
“Saat ini KiM Kapanewon Ngaglik telah diberikan fasilitas berupa sekretariat yang berada di kompleks kantor Kapanewon Ngaglik. Tempat tersebut nantinya juga sebagai sekretariat forum KIM Sembada sembari menunggu persetujuan bupati Sleman untuk gedung sekretariat yang tetap,” kata Suripto.
Pada kesempatan tersebut Suripto juga mengungkapkan beberapa data pemberitaan yang diproduksi oleh KIM Ngaglik. Dalam kurun waktu tahun 2020, KIM Kapanewon Ngaglik telah memproduksi total 87 berita dengan 6 bidang yang mendominasi pemberitaaan. Bidang-bidang tersebut yaitu bidang pembangunan desa dengan 17 berita, bidang kesehatan dengan 14 berita, pemerintahan ada 12 berita, dan bidang sosial, kebencanaan serta pendidikan yang masing-masing ada 7 berita. Sedangkan lainnya meliputi bidang lingkungan hidup 1 berita, koperasi dan UKM 4 berita, transportasi 1 berita, budaya 2 berita, pertanian 4 berita, wisata 1 berita, keagamaan 3 berita, dan politik 6 berita.
“Dari infogram yang dirilis oleh dinas Kominfo Sleman beberapa waktu lalu, bidang pemuda dan olah raga belum ada berita yang muncul. Untuk itu akan kita gerakkan para pewarta Ngaglik mencari berita agar semua bidang bisa terangkat,” jelas Suripto.
Sementara itu, Panewu Anom Ngaglik Sumariyah yang hadir pada rapat tersebut mengapreasiasi kinerja KIM yang telah membantu pemerintah dalam hal menyampaikan informasi ke masyarakat. Ia juga mengungkapkan bahwa kapanewon akan terus berupaya mendorong Kim Ngaglik agar terus berkarya, terutama di tengah pandemi seperti sekarang ini, mengingat publikasi atau pemberitaan sangat penting diketahui oleh masyarakat luas.
“Peran KIM sangat penting terutama untuk publikasi suatu kegiatan positif yang ada di masyarakat, sehingga bisa dijadikan bahan inspirasi dan motivasi bagi masyarakat luas,” kata Sumariyah. (Upik Wahyuni/KIM Ngaglik)


