Pembanguanan Gedung Yayasan Baitul Qawwam Tempel Dimulai

Kamis (11/3/2021) bertempat di Dusun Plumbon Tengah Mororejo, Tempel, Yayasan Baitul Qowwam memulai persiapan pembangunan Gedung Komplek mereka dengan mengadakan do’a bersama. Acara yang juga bertepatan dengan perayaan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1442 H tersebut dihadiri oleh Lurah Mororejo, Perangkat Kalurahan Mororejo, Pengurus dan warga Panti Yayasan Baitul Qowwam, dan perwakilan Keluarga HS. Siswodiharjo.

Lurah Mororejo, Jaka Ristanta pada kesempatan tersebut menyampaikan rasa antusiamenya terhadap pembangunan gedung Yayasan Baitul Qowwam. Menurutnya, rencana pembangunan tersebut merupakan salah satu inisiatif untuk membangun generasi milenial yang dibekali dengan ilmu dan agama yang kuat sebagai pondasinya.

“Karena ke depan tantangan generasi muda tidak semakin ringan karena harus berhadapan dengan gempuran peradaban yang bisa mengikis atau bahkan merusak keimanan jika tidak dibentengi sejak awal, sebagaimana dirintis oleh panti ini,” ungkap Jaka.

Baitul Qowwam atau yang bisa juga disebut sebagai Empowering House (Rumah Pemberdayaan) merupakan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) yang menampung dan mengasuh anak yatim dan miskin. Lembaga yang berdiri tahun 2009 ini memberikan pendidikan kepada anak-anak yang kurang mampu, serta mencukupi kebutuhan hidup serta biaya pendidikan mereka. Bahkan, banyak diantara anak-anak tersebut yang berhasil melanjutkan pendidikan mereka sampai ke jenjang perguruan tinggi. Beberapa diantaranya di UIN ada 3 anak, UGM dan UII ada 2 anak, serta di STIE YKPN dan UAD masing-masing 1 anak.

Ketua Panti Baitul Qowwam, Agus Triyanta menyebutkan bahwa anak-anak tersebut memang ditempa untuk menjadi ‘berdaya’. “Baitul Qowwam bertujuan untuk membangun kepribadian anak agar memiliki integritas (akhalqul karimah), kemandirian, solidaritas, dan ketekunan,” ujar Agus.

Sampai saat ini, Baitul Qowwam telah mengasuh 136 orang anak yang berasal dari berbagai tempat seperti Tangerang, Bekasi, Cirebon, Magelang, Sleman, Kulonprogro, Yogyakarta, Gunung Kidul, Klaten, Sragen, Karanganyar, Wonogiri dan Pacitan. Anak-anak tersebut diarahkan untuk menjalankan program-program yang berorientasikan pemberdayaan, mencakup character building, enterpreunership, dan academic achievement.

Lembaga ini memiliki pandangan bahwa IQ bukan menjadi faktor utama dalam pendidikan, melaikan ketekunan yang ditunjang dengan konsentrasi yang baik yang menjadi faktor kesuksesan seorang anak. “Karena itulah di Baitul Qowwam, para pengurus dan pengasuh berupaya keras untuk membangun atmosfir yang baik bagi tumbuhnya optimisme anak, yang hal ini merupakan prasarat kunci bagi lahirnya prestasi mereka, menerapkan disiplin yang tegas tanpa harus mengorbankan kegembiraan anak,” jelas Agus lagi.

Pembagunan Gedung Komplek ini diharapkan dapat memperlancar setiap kegiatan di Yayasan Baitul Qowwam. Rencananya, gedung akan dibangun di atas tanah wakaf seluas 1700 m persegi. Panitia membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin berkontribusi dengan memberikan bantuan melalui rekening BSM: 0307075359 An. Agus T. QQ.

Wasilah selaku perwakilan keluarga berharap pembangunan gedung baru ini dapat menjadi ladang amal bagi keluarganya. “Semoga diberi kemudahan dan kelancaran. Untuk semua anak-anak panti  diberikan kellancaran dan dimudahkan dalam membimbing mereka,” ungkapnya. (Arief Hartanto)

image_pdfimage_print
Bagikan: