Asesmen Standar Pendidikan Daerah (ASDP) tingkat SMP yang berlangsung dari Senin (5/4/2021) hingga Kamis (8/4/2021) harus dihadapi dengan persiapan dengan sebaik-baiknya oleh para siswa, baik persiapan mental, materi, maupun strategi.
“Kesungguhan disertai dengan ketekunan dalam belajar harus dilakukan untuk meraih hasil terbaik. Sesudah berupaya maksimal, jangan lupa untuk berdoá mendekatkan diri pasrah kepada Allah SWT. Bersungguh-sungguhlah terutama dalam menghadapi ASPD, karena nilai terbaik untuk memasuki sekolah atau madrasah pilihan,” ujar Parjana, Guru Bimbingan Konseling (BK) SMP Negeri 2 Moyudan saat memberikan sambutan Webinar Motivasi untuk siswa-siswi SMP Negeri 2 Moyudan bekerja sama dengan MAN 4 Sleman, Sabtu (3/4/2021) dari studio Manesa Cinema, Kabupaten Sleman.
Meskipun ASDP tidak menentukan kelulusan, Parjana mengingatkan agar para siswa tetap mempersiapkan diri dengan maksimal dalam menghadapi ASDP, karena hasil ASDP menentukan pemetaan mutu pendidikan di DIY, dan juga untuk mendaftar ke jenjang lebih tinggi, “Jangan takut, jangan was-was, jangan terbebani,” tambahnya.
Sementara itu, Motivator yang mengisi Webminar tersebut, Nur Wahyudin Al-Azis menyebutkan bahwa para siswa harus dapat meningkatkan motivasi dalam menghadapi ASDP yang akan dihadapi. Menurutnya, motivasi perlu ditingkatkan untuk memperoleh hasil yang lebih baik dari yang laik, seperti teori amazon, yaitu sebuah pohon yang lebih tinggi satu centimeter bisa mengkerdilkan yang lain.
“Tingkatkan sedikit saja motivasinya, akan memiliki prestasi lebih dari yang lain,” ujarnya.
Selain motivasi, Azis juga menggarisbawahi mengenai masalah keyakinan dari para siswa. Menurutnya, keyakinan akan membantu seseorang untuk dapat memperoleh hasil yang maksimal.
“Begitu anda yakin, 50 persen sudah bisa Anda lalui. Orang akan sampai pada tujuannnya kalau ia menentukan tujuan secara detail. Perlu menentukan berapa nilai tiap mata pelajaran dalam ASPD dengan menulisakannya detail. Tentukan target hari ini, tulislah target sebagai afirmasi positif,” jelas Azis.
Terakhir, Azis mengingatkan juga untuk para siswa agar tetap menghormati dan berbakti kepada orang tua dan guru, karena do’a restu dan ridho dari mereka juga menjadi kunci kesuksesan seseorang. (KIM Moyudan/Eds)


