Sleman – Sebagai sebuah komunitas, Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Kabupaten Sleman telah berkembang menjadi kontributor berita utama bagi website milik pemerintah kabupaten. Untuk meningkatkan kualitas berita yang dihasilkan anggota KIM, Dinas Kominfo Kabupaten Sleman memberikan bimbingan teknis (bimtek) jurnalistik dan pengelolaan website bagi KIM di Ruang Laboratorium Komputer Dinas Kominfo Sleman, Rabu (22/06/2021).
Sebagai pilot projects, peserta bimtek ini adalah anggota KIM potensial yang berasal dari Kapanewon Moyudan dan Kapanewon Ngaglik, serta pengelola website dari dua kapanewon tersebut. Pengelola website kapanewon dilibatkan karena ke depan KIM diproyeksikan juga menjadi pemasok utama berita-berita di website kapanewon.
“Ke depan pengiriman naskah berita tidak saja ke Dinas Kominfo Sleman dengan melalui aplikasi WhatsApp tapi bisa juga dikirim melalui website kapanewon sehingga karya jurnalistik KIM akan semakin banyak dibaca dan diketahui oleh masyarakat luas, terlebih bila masuk portal Info Publik milik Kementerian Kominfo karyanya bisa dinikmati oleh pembaca di seluruh wilayah nusantara,” jelas Yudiarto Setiawan, Kepala Seksi Pengelolaan Informasi Publik Dinas Kominfo Sleman.
Yudiarto Setiawan berharap dengan adanya bimtek ini akan berkembang bibit muda di bidang jurnalistik yang berperan besar untuk mengangkat potensi daerah masing-masing.
Dalam pengantarnya Noor Hidayati Zakiah Pramulani, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik mengatakan bahwa KIM berperan besar dalam diseminasi informasi atau penyebaran informasi ke masyarakat.
“Dalam penulisan berita harus memenuhi kaidah educating (mendidik), enlightening (mencerahkan), empowering (memberdayakan) dan Nasionalism ( kebangsaan). Jadi sebuah berita harus mampu mendidik pembacanya, memberikan pencerahan, mampu memberdayakan serta harus berwawasan kebangsaan,” kata Noor Hidayati.
Dalam bimtek ini peserta diberikan materi tentang cara penulisan yang memenuhi kaidah jurnalistik dan juga materi pengambilan foto atau gambar sebagai penunjang berita, selain itu juga diberikan materi mengenai bagaimana mengirim berita melalu website kapanewon. (Upik Wahyuni/KIM Donoharjo)


