Ikut Perangi Pandemi, PGI Gelar Seminar Penanganan Covid-19

Depok – Pentingnya manajemen dan mitigasi bencana seperti pandemi Covid-19, mendorong Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI) Wilayah DIY menggelar seminar dan pelatihan tentang penanganan Covid-19 di Gedung Immanuel, Samirono Baru, Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman, Jumat (25/6/2021).

PGI-Wilayah adalah persekutuan gereja yang dibentuk dan didukung oleh gereja-gereja dan atau jemaat-jemaat lain yang berada di wilayah tersebut dan disahkan oleh Majelis Pekerja Lengkap (MPL) PGI dalam rangka perwujudan keesaan gereja di Indonesia.

Panewu Anom Kapanewon Depok, Wakhid Basroni mewakili Satuan Tugas Covid-19 Kapanewon Depok yang menjadi salah satu narasumber dalam seminar tersebut menegaskan kembali penegakan prokes agar dapat memutus rantai penyebaran Covid-19. “Penambahan kasus dikarenakan masyarakat sudah abai prokes, kita perlu berkolaborasi dengan satgas di tingkat bawah, termasuk satgas di gereja. Saya mendorong agar dapat mengoptimalkan satgas gereja untuk membantu penanganan covid,” jelas Wakhid.

Pada seminar ini, jemaat diberikan materi tentang Covid-19 secara umum, pencegahan dan pengendalian, dan protokol kesehatan. Seperti saat beribadah tatap muka pun tetap harus menerapkan prokes, dan sarpras juga harus disediakan seperti thermogun, tempat cuci tangan, sabun, dan informasi berkaitan prokes.

Menyikapi bencana Covid-19 yang merupakan bencana non alam, masyarakat harus fokus terhadap manajemen krisis dan harus lebih sadar tentang penggunaan masker dimana konsep dasarnya pengurangan resiko yaitu pencegahan terhadap bencana yang di alami.

Ketua Umum PGI Wilayah DIY, Pendeta Bambang Sumbodo menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberi informasi dan bekal secara teknis penanganan kebencanaan alam dan non alam khususnya Covid-19. “Tak lupa saya memberikan motivasi untuk pencegahan Covid-19 di lingkungan tempat ibadah seperti gereja,” tuturnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan majelis gereja, organisasi pemuda dan mahasiswa serta satuan tugas atau gugus tugas yang ada di masing-masing gereja yang diundang.(Andri Afriyanto/KIM Depok)

image_pdfimage_print
Bagikan: