Gaya Berpakaian Mempengaruhi Penampilan Seseporang

2409 SLEMAN BUSANA JAWASleman – Gaya berpakaian memang bisa mempengaruhi penampilan seseorang, untuk itu PKK Kabupaten Sleman mengadakan lomba keserasian berbusana adat Jogja bagi remaja yang diikuti 16 perwakilan dari kecamatan se Kabupaten Sleman dan lomba berlangsung di Rumah Dinas Bupati Sleman, Rabu (24/9). Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sleman, Dra Hj Kustini Sri Purnomo  menyampaikan bahwa lomba ini dimaksudkan untuk lebih mensosialisasikan, melestarikan dan mengembangkan budaya pakaian adat Jogja agar para remaja juga semakin mengenal kebudayaannya sendiri. 

Peserta lomba terdiri dari 16 pasangan remaja putra putri perwakilan dari Kecamatan yang berusia 14 tahun hingga 16 tahun. Dalam pelaksanaan lomba masing-masing peserta memperagakan cara berpakaian dan jalan di atas panggung yang  disaksikan dan dinilai oleh 3 orang yuri yaitu FL Nurwahyuni Idayati SH MPar dari Tarakanita College, Tari Sukarto dari Harpi Sleman dan RM Issumaji SH dari Sekar Kedaton.

Dari hasil Lomba tersebut perwakilan dari Kecamatan Ngaglik Juara I mendapatkan tropi dari Bupati Sleman dan uang pembinaan, Juara 2  dari Kecamatan Gamping, Juara III Kecamatan Moyudan dan Juara Harapan I  Kecamatan Seyegan, Juara Harapan II Kecamatan Pakem, tropi dan hadiah diserahkan langsung oleh Bupati Sleman. Bupati Sleman, Drs H Sri Purnomo MSI menyampaikan bahwa budaya Indonesia khususnya budaya Jawa  mengenai pakaian adat serta nilai-nilai filosofi yang terkandung, etika dan cara busana menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan.

Hal ini dikarenakan berbusana secara serasi dan sesuai dengan momennya akan mendukung upaya seseorang untuk menempatkan diri secara tepat. Gaya berpakaian sangatlah mempengaruhi penampilan seseorang, dari busana yang dikenakan, seseorang bisa kelihatan lebih menarik atau tampak biasa saja. Seseorang bisa saja tampil charming sekaligus santun dengan karakter dan budi pekertinya yang menarik, hal inilah yang menjadi nilai plus dalam penampilan seseorang.

“Untuk dapat tampil menarik kita juga tidak harus selalu mengikuti trend busana saat ini. Yang paling penting adalah pakaian yang sesuai dengan nilai-nilai ketimuran dan sesuai untuk dirikita,” kata Sri Purnomo.

Berkenaan dengan hal tersebut Sri Purnomo berpesan kepada para peseta dan anak-anak muda di Kabupaten Sleman ini untuk senantiasa bercermin kepada adat dan budaya yang penuh dengan nilai-nilai ketimuran. Untuk itu  agar melalui lomba ini juga dapat senantiasa menekankan pada pentingnya “pakem”  atau aturan berbusana adat Jawa. Hal ini merupakan bentuk edukasi sejak dini pada generasi muda agar kedepannya pakem tersebut dapat senantiasa dijaga sampai kapanpun.

image_pdfimage_print
Bagikan: