Pemkab Sleman Gencarkan Vaksinasi untuk Pelajar

Sleman – Sebagai bentuk upaya membangun herd immunity (kekebalan komunal) dan mempersiapkan proses pembelajaran tatap muka, Santri Putri Pondok Pesantren (Ponpes) Pandanaran melaksanakan vaksinasi yang diselenggarakan oleh Polisi Resor (Polres) Kabupaten Sleman dan Pemerintah Kabupaten Sleman (Pemkab), pada Kamis (2/9/2021). Vaksinasi dilaksanakan di Aula Asrama Putri Ponpes Pandanaran.

Komandan Polisi Polsek Ngaglik Anjar Istriani menyampaikan bahwa tujuan dari vaksinasi ini untuk memutus rantai penularan COVID-19.

“Salah satu tujuannya memutus rantai penularan COVID-19,” ujar Anjar Istriani.

Vaksinasi ini diperuntukkan untuk para santri dan keluarga Ponpes Pandanaran, serta masyarakat sekitar dengan target peserta sebanyak 2500 orang.

“Dari pondok pesantren dan tadi juga ada masyarakat, tapi yang banyak dari pesantren santri-santri, hari ini kita 2500 sasarannya,” jelas Novita Krisnaeni, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman sekaligus sebagai Koordinator Lapangan pelaksanaan program vakisnasi.

Novita juga menambahkan, Pemkab Sleman akan mempercepat pelaksanaan vaksinasi bagi santri-santri dari pondok pesantren lainnya di Kabupaten Sleman sebagai bentuk persiapan pembelajaran tatap muka.

“Nanti ke depannya ada lagi, semua santri yang ada di Sleman akan divaksin dan ini menjadi prioritas, Insya Allah nanti Oktober,” tambahnya.

Sementara itu, relawan yang turut menangani program vaksinasi ini merupakan gabungan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman dan dokter serta perawat dari Pondok Pesantren Pandanaran.

“Relawan yang bergabung dari Dinkes, ada juga perawat dan dokter pondok yang ikut membantu,” ujar dr. Ifa selaku Kepala Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren) Pondok Pesantren Pandanaran.

Ifa juga mengatakan, pihak Poskestren Pandanaran sebelumnya mengadakan sosialisasi kepada para peserta mengenai keamanan vaksinasi, bagi para peserta.

“Ada pra dan pasca vaksinasi kita harus sampaikan pada penerima vaksin, apalagi ini anak-anak sekolah, Insya Allah semua pada sehat, tapi tetap saja akan ada gejala penyerta setelah vaksin, nah itu kita sampaikan agar anak-anak jadi tahu,” tambahnya. (Rep Nikke/Rahayu)

image_pdfimage_print
Bagikan: