SMKM 2 Turi Sleman Gelar Pelatihan Totok Punggung

Turi – Untuk menambah pengetahuan dalam mengobati penyakit serta menjaga kesehatan, Sekolah Menengah Kejuruan Muhammadiyah (SMKM) 2 Turi Kabupaten Sleman mengadakan Sosialisasi Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) Perilaku Hidup Sehat dan Bersih dengan materi pelatihan “Pelatihan Totok Punggung untuk Kesehatan” pada Kamis (2/9/2021). Pelatihan yang digelar di Aula SMKM 2 Turi, Sleman ini menghadirkan M. Zudi Sakuri, seorang Praktisi Totok Punggung yang juga merupakan salah satu Anggota Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) tingkat nasional.

Kepala SMKM 2 Turi, Purwati mengatakan pelatihan ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kapasitas siswa, sehingga nantinya dapat mewujudkan lulusan yang bertakwa, kreatif, berbudaya, dan siap menjadi kader Muhammadiyah dan Bangsa, sesuai dengan visi dari SMK yang mengambil spesialisasi sebagai SMK Kesehatan tersebut.

“Siswa diharapkan juga memiliki kecakapan tambahan yang bisa bermanfaat dalam hidupnya, salah satunya adalah wawasan tentang terapi kesehatan totok punggung sebagai berikhtiar dalam menjaga kesehatan dan kesembuhan,” ungkap Purwati.

Pelatihan diawali dengan pemaparan materi oleh Zudi Sakuri yang kemudian dilanjutkan dengan praktik totok punggung secara langsung. Zudi mengatakan bahwa filosofi dari totok punggung adalah seperti sarang laba-laba.

“Jika satu titik simpul tertekan maka semua sistem akan terpengaruh. Jika kita tekan sarang laba-laba disatu titik maka semua jaringan atau senar laba-laba akan terpengaruh,” imbuhnya.

Ia mengatakan dengan totok punggung, semua penyumbatan lemak yang menumpuk di punggung dapat diurai dan dibersihkan, sehingga darah dapat mengalir dengan lancar ke seluruh tubuh.

“Totok punggung dengan izin Allah bisa mengatasi hampir semua jenis penyakit yang dialami oleh manusia, dari penyakit ringan hingga penyakit berat yang bahkan dunia kedokteran konfensional pun tidak mempu mengatasinya, termasuk juga untuk terapi pasca COVID,” jelas Zudi.

Pelatihan ini mendapatkan komentar positif dari para peserta. Supratikno, salah satu peserta berharap dengan pelatihan yang diikutinya ini dapat bermanfaat bagi keluarganya.

“Semoga dapat mengatasi keluhan kesehatan punggung yang pegal-pegal dan sesak napas bisa diatasi, dan juga bisa untuk menerapi keluarga,” ujarnya.  

image_pdfimage_print
Bagikan: