TMMD Tahap III Resmi Dicanangkan

Yogyakarta – Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) tahap III dengan tema “Wujud Sinergi Membangun Negeri” resmi dicanangkan dengan dilaksanakannya penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara Kepala Biro Bina Pemberdayaan Masyarakat Setda DIY dengan Ketua LPMK di 5 lokasi TMMD di wilayah DIY. Penandatangan dilakukan di Ruang Rapat Untit VIII lantai 3 Komplek Kepatihan DIY, Selasa (7/9/2021).

Sukamto, Kepala Biro Bermas DIY mengatakan TMMD tahap III dapat berjalan secara berkesinambungan, sehingga hasilnya dapat bermanfaat untuk masyarakat. “Tidak hanya kegiatan fisik, tapi juga pembangunan mental,” ujar Sukamto.

Sukamto juga berharap kegiatan TMMD dapat berlangsung secara kolektif dan kerja sama antar pihak terkait, tidak hanya dari TNI saja.

“Peran sektor lain OPD dan masyarakat dalam bentuk gotong royong yang menjadi modal sosia yang sangat diharapkan, sesuai dengan tema yang diusung yaitu Wujud Sinergi Membangun Negeri,” imbuhnya.

TMMD tahap III sendiri merupakan TMMD tahap terakhir yang dijadwakan berlangsung pada periode 1 September 2021-14 Oktober 2021, dan akan diisi dengan berbagai kegiatan.

Mayor CAD Enny Sudarwati, Kasi Bakti TNI Korem 072 Pamungkas mengatakan kegiatan TMMD akan dilakukan dengan melibatkan TNI, Polri, intansi terkait/pemda setempat, ormas, mahasiswa dan masyarakat lokal. Ia memaparkan beberapa kegiatan fisik yang akan dilaksanakan antara lain adalah pembuatan saluran irigasi,, corblock, conblock, sumur resapan, rehab fedung, dan RTLH.

“Selain itu, ada juga kegiatan non fisik berupa penyuluhan, pengawasan, pembangunan, protokol kesehatan COVID-19, penanggulangan bencanan, pencegahan stunting, kantibmas, napza, dan pelaksanaan vaksin,” jelasnya.

Kegiatan tersebut, lanjut Enny, akan dilaksanakan menggunakan dana dari APBD DIY, ABPD Kabupaten, Dana Desa, dan Swadaya Masyarakat.

Sementara itu, Kasubbag Penguatan Kelembagaan Masyarakat Biro Bina Bermas DIY Suwarto mengatakan pada TMMD tahap III ini, ada 5 Kalurahan di DIY yang dijadikan lokasi kegiatan, yaitu Kalurahan Warungbroto Umbulharjo yang berada di Kota Yogyakarta, Kalurahan Argodadi Sedayu di Kabupaten Bantul, Kalurahan Ngentakrejo Lendah di Kabupaten Kulonprogo, Kalurahan Tambakromo Ponjong di Kabupaten Gunung Kidul, dan Kaluraan Margomulyo Seyegan di Kabupaten Sleman.

Suwarto juga berharap masyarakat dapat berswadaya dengan bergotong royong membantu kegiatan ketika volume pekeraan meningkat agar pembangunan dapat berjalan lancar.

Hal ini didukung juga oleh Ketua DPD LPM DIY, KPH Notonegoro. Ia mengatakan agar tokoh masyarakat di LPMK dapat bertindak sebagai motor penggerak masyarakat dalam mendukung TMMD.

“LPMK mempunyai kewenangan untuk memobilisasi masyarakat dalam implementasi kegiatan,” ujarnya.

Menurutnya, TMMD juga dapat dijadikan sebagai tempat untuk menularkan nasionalisme ke masyarakat. (Sutarto Agus/KIM Seyegan)  

image_pdfimage_print
Bagikan: