Sukoharjo – Gugus PAUD VI Sukoharjo 2 melaksanakan Pengimbasan Lingkungan Belajar Berkualitas di Kelompok Bermain Taman Ceria, Cangkringan Sukoharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, Kamis (23/9/2021). Pengimasan dilakukan untuk menambah pengetahuan sistem belajar bagi para pendidik, agar dapat memberikan pembelajaran yang maksimal bagi para siswa PAUD.
“Pengimbasan ini bisa menambah kemampuan para pendidik PAUD dalam memberikan bahan ajar bagi siswa-siswi di PAUD, terutama dalam hal pembuatan Alat Permainan Edukatif (APE),” ungkap Rusmiyati, Ketua Gugus PAUD Sukoharjo 2 di depan para peserta yang berasal dari 8 lembaga PAUD yang tergabung dalam Gugus PAUD VI, yaitu TK Lestari, TK Budi Asih, TK PKK Sukorini, TK Cahaya Mulia, KB Tunas Mulia, KB Taman Ceria, dan SPS Wijaya Kusuma.
Menurut Rusmiyati, pemanfaatan APE dapat dilakukan dengan cara sederhana, seperti memanfaatkan apa yang ada di lingkungan sekolah. “APE tidak harus buatan pabrik, namun para pendidik bisa mencari dan menggunakan alat yang ada di sekitar sekolah, terutama bahan alam seperti dauh dan kerikil. Semua tergantung kreatifitas pendidiknya,” jelas Rusmiyati lagi.
Sementara itu, Refi, salah satu pendidik Kelompok Bermain (KB) Taman Ceria menuturkan bahwa selain berinovasi dalam pemanfaatan APE itu, para pendidik juga harus dapat melakukan Asesmen Otentik untuk mengukur tingkat keberhasilan dalam sebuah sistem pembelajaran tersebut.
“Aktivitas mengukur capaian kompetensi dari kegiatan belajar anak di aspek nilai agama, moral, fisik, motorik, bahasa, kognitif, dan sosial emosional. Hal ini dilakukan berdasarkan fakta sesungguhnya, dan dilakukan pada saat anak bermain. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran selanjutnya, dan membuat laporan hasil belajar yang akan dibagikan pada waktu tertentu,” imbuh Refi.
Dalam pengimbasan, masing-masing lembaga juga melakukan praktik langsung pembuatan APE menggunakan bahan alam, dan bahan abis pakai.
“Semoga dengan adanya pengimbasan ini, bisa semakin menambah pengetahuan dan kreatifitas pendidik di lingkungan PAUD di Sukoharjo, agar anak-anak juga tahu bahwa apa yang ada di sekitar kita pun bisa menjadi alat pembelajaran yang sangat menarik,” ujar Wigati, salah satu pendidik yang juga tergabung dalam Gugus PAUD VI. (ESWE/KIM Sukoharjo)


