Sleman – Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Sleman secara resmi menarik buku Kurikulum 2013 untuk mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) dari Madrasah Tsanawiyah (MTs). Selanjutnya buku tersebut dikumpulkan di Kantor Wilayah (Kanwil). Demikian disampaikan Kepala Kemenag Sleman, Lutfi Hamid, kemarin. Menurut Lutfi penarikan buku telah dilakukan sejak pekan lalu. Selanjutnya untuk pelajaran SKI bagi siswa kelas VII MTs, akan menggunakan buku Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang lama.
“Buku SKI sudah kami tarik dari seluruh MTs yang ada di Kabupaten Sleman. Baik negeri maupun swasta. Guru juga telah kami larang untuk menggunakan buku tersebut sebagai pegangan. Kami akui dalam buku tersebut memang banyak informasi yang kurang tepat,” kata Lufti.
Selain makam wali yang sempat mengundang protes banyak pihak, diakui Lutfi dalam buku tersebut terdapat sejumlah hal yang kurang sesuai dengan ajaran Islam. Seperti dipaparkannya orang Madinah suka berperang hingga keberadaan Rasul ke Madinah yang untuk mencari pasukan.
“Hal tersebut mengesankan jika orang Islam suka berperang. Padahal maksudnya tidak demikian” ujarnya.
Ditambahkan Lutfi, meski siswa kelas VII MTs kini harus menggunakan buku kurikulum KTSP, dia yakin tidak akan mengganggu proses pembelajaran. Ketika disinggung apakah sudah ada buku pengganti SKI yang Kurikulum 2013 Lutfi mengaku belum ada. “Sementara menggunakan kurikulum KTSP tidak masalah,” jelasnya.


