Dalam rangka melestarikan dan mengembangkan potensi kebudayaan serta mensosialisasi tata nilai budaya melalui seni pertunjukan, maka Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Sleman yang didukung Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali menayangkan Festival Teater Tingkat Kabupaten Sleman Tahun 2021.
Kegiatan yang diselenggarakan sesuai dengan yang diamatkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan tersebut dilaksanakan pada 27 hingga 28 September 2021 secara daring melalui kanal Youtube Disbud Sleman.
Kontingen Kapanewon Depok yang diwakili Sanggar Ngrancang Kencono dari Padukuhan Nologaten, Caturtunggal, Depok, Sleman mementaskan teater di hari kedua pelaksanaan. Jalannya pentas digelar di Gedung Kesenian Sleman, Selasa (28/09/2021) dan tampil di nomor undian 12.
Membawakan lakon berjudul “Hoaks”, Ngrancang Kencono menceritakan kondisi saat ini, di mana ketika bumi mulai rentan dan manusia bisa berbuat apa saja. Teater ini diselingi dengan tembang, lagu, dan tarian sehingga lebih menghibur. Para pengrawit yang mengiringi musik pun mengkolaborasikan instrument gamelan dan terbang/rebana.
“Hoaks adalah senjata ampuh membuat keruh suasana,” tutur Pardiman Cakil, penulis naskah.
Meskipun merupakan pertunjukan tradisional, para pemain maupun pengrawit didominasi generasi muda. Diharapkan melalui kegiatan ini, semakin banyak generasi muda yang tertarik melestarikan budaya seperti gamelan dan teater tradisional.
Adegan dimulai dari kondisi pandemi yang belum usai, terlebih Indonesia baru saja memasuki fase puncak, yang berdampak pada isu dan berita bohong. Hal tersebut yang dikhawatirkan Simbok (Ibu) kepada anaknya yang bernama Limbok. Terlebih, korban hoaks banyak memakan korban dari kalangan orang tua.
Lalu sekumpulan remaja yang sedang bersenda gurau, tiba-tiba dikagetkan dengan salah satu temannya yang mengalami batuk-batuk, pusing dan demam. Namun, ia malah dikira positif dan dikucilkan. Fenoma tersebut lazim terjadi akibat ketidaktahuan masyarakat dan rendahnya literasi, serta hoaks yang bersliweran. (Andri Afriyanto/ KIM Depok)


